Perusahaan startup dengan perusahaan konvesional
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Istilah startup sudah tidak asing lagi bagi masyarakat indonesia, khususnya kalangan muda. Perkembangan teknologi yang samakin membaik, menjadi salah satu mementum kemunculan perusahaan startup ini di sekitar kita. Bahkan portal lowongan kerjapun mulai di penuhi oleh lowongan pekerjaan dari perusahaan startup. Memang saat ini bekerja di startup menjadi salah satu pilihan menarik untuk di coba.

Salah satu penyebab meningkatnya minat bekerja di perusahaan startup adalah tentang image budaya kerja yang lebih menyenangkan apalagi bagi kaum millenial. Dan jika di lihat dari kondisi karyawan yang berada di perusahaan startup memang benar adanya mereka lebih bahagia, dalam bekerja di bandingkan perusahaan konvensional. Namun apakah benar bahwa perusahaan startup lebih baik di bandingkan bekerja di perusahaan konvensional. Maka dari itu, mari kita simak bersama-sama kelanjutan artikel ini.

Baca juga : 5 Hal Yang Dilihat Perekrut Dari LinkedIn Anda

Tentang Jam kerja

Perusahaan startup memang sangat memikirkan bagaimana pola hidup kaum millenial yang tidak terlalu suka dengan rutinitas yang berulang-ulang. Salah satunya dalam urusan jam kerja, perusahaan startup memberikan jam kerja yang sangat fleksibel. Anda dapat datang kapan saja dan pulang jam berapa saja, ini pastinya tidak akan ditemukan pada perusahaan konvensional.

Startup telah melupakan kebiasaan untuk hadir tepat waktu di pukul sembilan dan pulang pukul lima sore. Sebagian besar startup menerapkan sistem jam produktif di mana anda dapat saja pulang jam 11 pagi, asalkan pekerjaan anda pada hari tersebut mampu diselesaikan pada jam 11 pagi. Namun kekurangannya, anda bisa bekerja hingga larut malam tanpa di hitung lembur jika pekerjaan anda belum selesai.

Baca juga : Mau Bekerja Sambil Keliling Dunia ? Coba 9 Profesi Ini

Untuk urusan pulang tepat waktu memang perusahaan konvesional lebih di untungkan. Karena siap atau tidaknya tugas yang di berikan, anda dapat pulang tepat waktu. Walaupun akhirnya harus pulang melebih waktu yang tentukan, maka kelebihan waktu tersebut akan di hitung sebagai lembur.

Cara anda pakaian

Untuk urusan gaya berbusana, di sini anda akan menemukan jurang perbedaan yang sangat jelas pada perusahaan startup dengan konvensional. Anda tidak akan menemukan para pekerja di perusahaan startup memakai kemeja panjang, celana kain, jas, hingga sepatu vantofel seperti yang biasanya di wajibkan bagi perusahaan konvensional. Walaupun ada, itupun hanya untuk tim yang akan bertemu dengan pihak luar perusahaan.

Anda jangan kaget ketika datang ke kantor startup dan menemukan banyak karyawan yang berpakaian bebas sesuai dengan keinginannya. Orang-orang disini terbiasa menggunakan kaos yang di padukan dengan celana jeans dan sneakers ala anak muda zaman sekarang. Tidak jarang anda akan menemukan seseorang yang hanya menggunakan kaos oblong, bercelana pendek sambil mondar-mandir menggunakan sandal jepit bagaikan rumahnya sendiri.

Baca juga : Ini Rahasia Sukses Cara Menjalankan Clothing Line di Usia Muda

Tetapi bepakaian seperti itu tidak selamanya enak, ada beberapa hal yang membuat budaya gaya busana startup justru mempersusah anda. Contohnya jika tiba-tiba ada klien yang harus jumpa secara mendadak ataupun ada rapat dengan pemerintah. Anda harus menyiapkan baju yang lebih formal lagi di dalam tas anda. walaupun begitu para pekerja startup biasanya mensiasati dengan menggunakan kemeja secara rapi dan celana chinnos yang semi formal dengan sepatu yang formal. Di pastikan akan kelihatan baik, tetapi tetap memperlihatkan jiwa muda anda.

Proses kenaikan jabatan

Karena jumlah karyawan yang tidak sedikit, maka dari itu di butuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan promosi jebatan di perusahaan konvensional. Selain karena jumlah karyawan, yang membuat kenaikan jabatan sangat susah juga di sebabkan oleh proses birokrasi yang sangat sulit dan membutuhkan proses yang sangat lama dalam pengajuannya. Dan masalah-masalah ini tidak akan di temukan pada proses kenaikan jabatan di perusahaan startup. Tidak ada proses birokasi yang rumit, hari ini juga anda bisa saja langsung di promosikan pada jabatan strategis dan itu berlaku untuk siapa saja.

Di startup tidak ada aturan minimal usia ataupun lama kerja untuk dapat menduduki jabatan tertentu. Sehingga walaupun anda masih sangat mudah dan tidak lama bekerja di perusahaan tersebut, anda memiliki kesempatan yang sama besar untuk mendapatkan promosi jabatan strategis. Perusahaan startup memang dalam hal promosi jabatan lebih menilai dari performa anda di banding sekadar usia dan lama kerja. Jadi jangan heran jika anda melihat seseorang baru saja bekerja di sebuah startup dan langsung mendapatkan promosi jabatan yang cukup baik.

Baca juga : Apa itu Startup ? Dan ini hal yang harus kamu ketahui

Namun kini di perusahaan konvesional juga telah banyak yang menerapkan prinsip yang sama seperti apa yang di lakukan perusahaan startup. Dan prinsip ini dibentuk dalam program yang sering di sebut sebagai Management Development Program (MDP). Di mana setiap karyawan dapat menjabat pada posisi jabtaan yang tinggi, tanpa harus di mulai dari bawah dengan mengikuti program pelatihan MDP terlebih dahulu.

Suasana lingkungan tempat bekerja

Dan lingkungan kerja merupakan pembeda terakhir antara bekerja di perusahaan startup dengan perusahaan konvensional. Jarak dan perbedaan antara yang senior dan junior di perusahaan konvesional memang seringkali terlihat jelas dan hal itu sudah di anggap wajar bagi beberapa orang. Perbedaan tersebut dapat berupa fasilitas yang di dapatkan seperti ruangan kantor, free coffee, intensif hingga kesempatan untuk lebih di dengar.

Jika anda berada pada perusahaan startup, anda bahkan tidak akan dapat melihat siapa senior dan junior jika di pandang secara kasat mata. Karena segala bentuk fasilitas yang ada di perusahaan adalah miliki bersama, sehingga siapa saja dapat menggunakan. Baik senior dan junior duduk bersama dalam satu meja kerja, semua saling berkolaborasi dan berkomunikasi dengan muda. Anda hanya dapat melihat perbedaan mereka dari slip gaji yang di keluarkan oleh software payroll saja.

Baca juga : Istilah Yang Harus di Pahami Dalam Dunia Startup Teknologi

Bukan hanya 4 hal ini saja, tapi ada banyak hal yang terasa membedakan antara perusahaan startup dan perusahaan konvesional. Kedua perusahaan ini sama-sama memiliki kelebihan dan kekuranganya masing-masing. Tidak ada salahnya jika anda memilih perusahaan startup dan tidak ada salah juga jika anda memilih bekerja di perusahaan konvesional. Semua tergantung anda lebih suka perusahaan jenis yang mana, dan satu hal yang terpenting adalah selalu jadilah sosok yang professional di manapun anda berada.

Terimah kasih


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>