- Profesi

Kapan Waktu BPJS Bisa Dicairkan?

Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan merupakan salah satu jaminan hari tua untuk para pekerja swasta, negeri, atau pekerja lepas. Bagi anda yang sudah tidak bekerja lagi dikarenakan sudah tua (pensiun) atau terjadi cacat permanen yang menyebabkan anda tidak dapat bekerja normal lagi, anda dapat mencairkan dana BPJS tersebut. Dilansir dari moneysmart.id ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum mencairkan dana BPJS tersebut.

Siapa Saja Yang Dapat Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan?

Pada Peraturan BPJS No.7/2015 yang menjelaskan Petunjuk Pelaksanaan Pembayaran Manfaat JHT, yang berhak atau bisa mencairkan 100% JHT ialah:

  • Sudah Pensiun
  • Meninggal Dunia
  • Cacat Total Permanen
  • Sedang Tidak Bekerja
  • Mengundur Diri

Jika saat ini anda masih sedang bekerja, anda tetap dapat mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan sebersa 10% hingga 30% dengan ketentuan anda telah menjadi anggota BPJS selama minimal 10 tahun. Biasanya alasan orang mencairkan dana BPJS adalah untuk keperluan mendesak.

Baca Juga:

Untuk informasi lebih lengkapnya, berikut adalah jumlah potongan pajak yang akan dikenakan pada nasabah sesuai dengan total JHT BPJS Ketenagakerjaan:

  • Pajak 5% untuk JHT dibawah Rp. 50.000.000,-.
  • Pajak 15% untuk JHT Rp. 50.000.000,- s.d 250.000.000,-.
  • Pajak 25% untuk JHT Rp. 250.000.000,- s.d 500.000.000,-.
  • Pajak 30% untuk JHT lebih dari Rp. 500.000.000,- .

Untuk nasabah dengan kepesertaan minimal 10 tahun yang belum pernah melakukan klaim JHT, akan dikenakan pajak 5%.

Cek Saldo BPJS

Sebelum mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaa sebaiknya anda mengecek saldo terlebih dahulu untuk mengetahui nominal danan yang akan anda dapatkan. Anda bisa mengeceknya secara online melalui situs BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu BPJS juga menyediakan aplikasi agar anda bisa lebih mudah dalam pengecekan.

Melalui aplikasi tersebut, Anda dapat memperoleh informasi seputar program, alamat cabang, daftar rumah sakit, news feed, klaim saldo JHT, mengunggah profil, serta simulasi JHT.

Perlukah Mencairkan Saldo Jika Sudah Tidak Bekerja?

Ketika anda sudah tidak lagi bekerja dengan berbagai alasan, sebenarnya anda bisa menghentikan atau tetap meneruskan program BPJS Ketenagakerjaan tersebut. Jika anda ingin tetap meneruskan program walaupun sudah tidak lagi bekerja anda bisa terus membayar iurannya secara mandiri sehingga saldonya tetap aktif.

Akan tetapi, jika anda ingin mencairkan dana BPJS tersebut anda bisa melakukan klaim secara online melalui situs: https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/eklaim/. Setelah itu anda harus mengisi form dengan data lengkap dan mengunggah beberapa dokumen yang diperlukan, seperti:

  • Fotokopi dan KTP Asli
  • Fotokopi dan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan Asli
  • Fotokopi dan Kartu Keluarga Asli
  • Fotokopi dan Paklaring (surat keterangan berhenti kerja) Asli
  • Fotokopi dan Buku Tabungan Bank Asli

Siapkan format scan dokumen dalam bentuk .jpeg, .jpg, .png, .bmp, dan .pdf untuk anda lampirkan dalam formulir online dengan ukuran minimal 100kb dan maksimal 1,8mb.

Setelah dokumen, syarat anda penuhi dan dana telah dapat digunaka, sebaiknya anda gunakan dengan bijak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.