Apa Yang Bisa Anda Berikan Untuk Perusahaan ? Ini Cara Jawabnya
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Banyak para pencari kerja yang berstatus fresh graduate atau baru lulus dari perguruan tinggi bingung dalam menghadapi wawancara kerja pertamanya. Untuk itu perlu adanya persiapan sebelum menghadapi wawancara kerja. Dengan mengetahui jenis-jenis wawancara kerja yang biasa dilakukan perusahaan akan tentu akan menghilangkan kebingungan tersebut.

Selain itu tingkat kepercayaan diri juga akan meningkat saat melakukan wawancara kerja karena sudah mempersiapkan diri dengan matang. Agar hal tersebut dapat terwujud, berikut adalah jenis-jenis interview kerja yang wajib anda ketahui.

Wawancara standar

Wawancara standar atau wawancara pada umumnya merupakan jenis wawancara yang paling sering digunakan oleh perusahaan. Saat wawancara ini berlangsung, biasanya anda akan ditanyai oleh staff wawancara, bisa jadi adalah staf Human Resource, Kepala Divisi, atau utusan dari Kepala Divisi.

Pertanyaan yang sering diajukan biasanya pertanyaan seputar diri anda beserta kemampuan yang anda kuasai berkaitan dengan posisi yang akan anda kerjakan. Beberapa pertanyaan yang sering diajukan adalah:

  • Mengapa anda memilih jenis pekerjaan ini?
  • Ceritakan lebih jauh tentang diri anda?
  • Apa yang akan anda lakukan lima tahun kedepan?

Untuk menjawab pertanyaan diatas anda bisa menggunakan metode atau rumus “Sekarang-Masa Lalu-Masa Depan”.

Wawancara berkelompok

aps hrd system - software hr terbaikWawancara jenis ini dilakukan secara bersama-sama dengan calon pekerja yang melamar di perusahaan tersebut sehingga anda harus bisa bersaing secara langsung dengan calon pekerja yang lain dalam memberikan jawaban yang tepat.

Biasanya wawancara berkelompok dilakukan dengan pengenalan terhadap perusahaan terlebih dahulu. Lalu kemudian disetiap representasi yang datang akan secara bergantian mengajukan pertanyaan terhadap calon karyawan.

Penilaian utama dari jenis wawancara kerja seperti ini adalah tentang seperti apa anda mampu berinteraksi dengan calon karyawan yang lain. Perusahaan ingin melihat apakah anda mampu bertindak dan berperan menjadi pemimpin dintengah-tengah calon karyawan tersebut, atau malah sebaliknya.]

Baca juga : Pertanyaan Yang Cocok Untuk Calon Karyawan Millennial Ketika Wawancara

Wawancara melalui telepon

Wawancara seperti ini biasanya dilakukan oleh perusahaan asing yang berada diluar negeri atau perusahaan lokal yang berada jauh dari lokasi tempat anda tinggal. Selain itu wawancara telepon juga biasa dilakukan untuk menyaring calon pekerja sebelum melakukan wawancara kerja secara langsung.

Sebelum melakukan interview melalui telepon biasanya anda akan diberikan informasi seputar waktu untuk wawancara telepon. Tetapi jika perusahaan perekrut secara tiba-tiba menelepon anda tanpa adanya janji, maka anda bisa menjawab dan meminta untuk mengubah jadwal wawancara ulang karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Walaupun wawancara ini dilakukan melalui telepon, anda tetap harus mempersiapkan dan menjalani wawancara dengan sebaik-baiknya. Persiapkan mental dan diri anda seperti wawancara secara langsung, dan yang terakhir pastikan ruangan tempat anda melakukan wawancara via telepon tidak berisik serta jangan makan dan minum sewaktu melakukan wawancara.

Wawancara panel

Mirip seperti wawancara berkelompok, tetapi pada wawancara panel seorang calon pekerja akan diwawancarai oleh banyak pewawancara secara bersamaan. Wawancara seperti ini biasanya dilakukan oleh banyak pihak perusahaan, seperti HRD, manager atau bahkan karyawan yang akan menjadi rekan satu kantor anda.

Wawancara panel dilakukan dengan tujuan untuk dapat menghemat waktu dan mendapat opini atau pertanyaan secara menyeluruh mengenai calon pekerja. Setiap pewawancara memiliki peran dan topik pertanyaan yang berbeda-beda sesuai dengan jabatan yang mereka emban. Untuk menghadapi jenis wawancara seperti ini anda harus mampu bersikap tenang dan jangan gugup ketika dicecar berbagai pertanyaan dari masing-masing pewawancara.

Baca juga : 3 Langkah Mudah Menemukan Bakat Terpendam Pelamar

Wawancara behaviour (perilaku)

Wawancara jenis ini akan lebih fokus menyanyakan seputar perilaku anda dalam memprediksi kinerja di masa depan. Banyak perusahaan menyukai jenis wawwancara seperti ini karena menganggap bahwa perilaku seseorang sangat mempengaruhi kinerjanya. Maksudnya adalah seorang yang berperilaku baik di masa lalu akan dianggap berperilaku baik juga pada masa depan sehingga bagus untuk perusahaan.

Beberapa contoh pertanyaan yang sering diajukan dalam jenis wawancara seperti ini adalah:

  • Apa kegagalan terbesar yang pernah anda lakukan?
  • Apa keberhasilan terbesar yang perna anda lakukan?
  • Bagaimana cara anda menyelesaikan tiga tugas yang berbeda?

Untuk dapat menjawab jenis wawancara tersebut anda dapat menggunakan metode STAR(situation, task, action, and result).

Wawancara makan siang

Wawancara makan siang biasanya dilakukan sebagai wawancara kedua jika pada wawancara pertama anda mendapatkan nilai yang bagus. Pewawancara akan memanggil anda untuk menikmati santap makan siang bersama sembari menanyakan beberapa pertanyaan untuk menilai diri anda.

Wawancara sembari makan siang seperti ini dapat anda manfaatkan untuk lebih mengenal perusahaan yang akan jadi tempat anda bekerja dan untuk mengenal posisi yang anda kerjakan secara lebih detil lagi. Pastikan anda menyiapkan beberapa pertanyaan sebelum melakukan wawancara.

Baca juga : Ini Tahapan Proses Perekrutan dan Seleksi Karyawan Baru yang Benar

Wawancara presentasi

Yang terakhir adalah wawancara presentasi. Dalam wawancara peresentasi, anda akan diberi sebuah masalah bisnis lalu kemudian anda diminta untuk menjelaskan solusi dari permasalahan tersebut di depan pewawancara. Umumnya waktu yang diberikan untuk memberikan presentasi dari penyelesaian masalah tersebut adalah 30 menit. Dimana 15 menit untuk memikirkan bagaimana cara menyelesaikan permasalah tersebut dan 15 menit lagi untuk mempresentasikan hasilnya.

Agar wawancara berjalan sukses hal yang pertama harus anda lakukan adalah mempersiapkan bahan presentasi dengan singkat tidak boleh lebih dari 10 menit. Lingkari solusi yang menurut anda paling tepat pada lima menit kedua, tulis poin penting untuk cara pengaplikasian solusi tersebut. Ketika anda menulis poin penting tersebut, pelajari juga sumber yang akan anda perlukan. Kemudian pergunakan sisa waktu selama 20 menit untuk mempresentasikan solusi dari masalah tersebut.

 

APS HRD SYSTEM - SOFTWARE HR TERBAIK


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>