Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bahasa tubuh adalah sebuah sebuah cermin dari diri kita. Meskipun bahasa tubuh tidak mewakili seluruh sifat yang ada didalam diri. Namun orang lain akan melihat bahasa tubuh sebagai penilaian pertama bagaimana sifat dari seseorang, apakah orang tersebut sopan, bersikap baik atau justru sebaliknya.

Baca juga: 5 Pertanyaan Yang Wajib Anda Ajukan Saat Rapat

Saat sedang mengadakan rapat didalam kantor, anda tentu harus bersikap baik dan sopan kepada setiap orang yang ada didalam ruangan, selain itu anda juga harus menggunakan bahasa tubuh yang sopan agar tidak timbul pemikiran yang buruk mengenai diri anda. Lalu bahasa tubuh seperti apa yang harus anda hindari saat sedang meeting? Berikut adalah 3 bahasa tubuh yang harus anda hindari saat meeting di kantor.

Postur tubuh kurang tepat

Jangan membungkuk atau bersandar terlalu santai ditempat duduk. Jika anda menggunakan bahasa tubuh seperti itu maka anda akan terlihat tidak memperhatikan dan tidak tertarik dengan bahasan topik yang sedang dibicarakan diruang meeting. Anda harus terlihat rileks namun jangan terlihat terlalu rileks dan tidak duduk terlalu kaku.  Ketika rekan kerja berbicara, anda dapat duduk sedikit condong agar terlihat jika anda memperhatikan rekan anda berbicara.

Baca juga: Cara Tepat Agar Rapat Jadi Lebih Efektif

Jangan terlalu banyak terjadi kontak mata dan jangan juga terlalu sedikit

Anda harus dapat menstabilkan kontak mata saat terjadi percakapan antara dua arah. Misalnya ketika terjadi interaksi antara pembicara dan audiens saat meeting. Anda mungkin pernah mendengar kontak mata dapat memberi sinyal jika anda sedang berbohong atau tidak menghormati lawan bicara anda. Namun sebaliknya jika terlalu sering terjadi kontak mata akan menimbulkan kesan kurang jujur dan seakan-akan anda sedang menyembunyikan sesuatu dengan terus-menerus memandang lawan bicara.

Baca juga: Ini Dia Tips Memimpin Rapat Dengan Cara Terbaik

Jangan menyilangkan tangan didepan tubuh

Bahasa tubuh seperti ini adalah gestur yang paling sering disalah artikan oleh orang. Melakukan posisi defensif seperti ini akan mengirimkan pesan jika anda tidak ingin berdikusi atau sedang kesal. Intinya anda memberikan kesan adanya sebuah dinding yang tidak tampak antara anda dengan lawan bicara. Mungkin saja anda tidak ingin memberikan kesan seperti itu namun anda harus menghindari posisi seperti itu. Anda dapat meletakkan tangan dipangkuan atau disamping tubuh ketika meeting berlangsung. Hal ini agar anda memberikankan kesan percaya diri dalam berkomunikasi.

Aplikasi Absensi Online Boss pintar

Aplikasi Absensi Online Boss Pintar


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.