Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Proses rekruitmen karyawan baru memiliki beberapa tahapan dan diantara tahapan tersebut pelamar kerja akan melalui proses negosiasi gaji. Sebenarnya, fase ini merupakan lanjutan dari tahapan-tahapan awal yang telah dilewati, tetapi bisa saja proses perekrutan gagal karena tidak mencapai kesepakatan di proses akhir ini.

Tahapan negosiasi gaji yang terjadi antara HRD dengan calon karyawan sering kali tidak berjalan lancar karena perusahaan tidak menawarkan gaji yang sesuai dengan keinginan calon karyawan. Hal ini karena perusahaan memiliki berbagai pertimbangan dan strategi dalam tahapan negosiasi gaji. Untuk itu sebagai calon karyawan ada 6 hal yang harus anda lakukan saat melakukan penawaran gaji agar nantinya tidak menyesal dengan keputusan yang diambil.

Baca juga: Jenis-Jenis Wawancara Kerja Yang Wajib Diketahui

Meneliti besaran gaji yang sesuai kualifikasi

Cara awal yang paling tepat untuk dilakukan adalah dengan meneliti besaran gaji sesuai dengan kualifikasi. Beberapa hal yang dapat anda perhatikan adalah melihat Upah Minimum Provinsi (UMP), gaji rata-rata berdasarkan dengan kualifikasi yang dapat anda lihat di internet dan rincian kebutuhan umum seorang karyawan. Jika anda belum menikah, maka carilah besaran gaji yang sesuai dengan karakteristik. Semakin sesuai besarannya, maka akan semakin mudah untuk menulis angka perkiraan pengajuan gaji yang nantinya akan diterima.

Baca juga: Keuntungan Menjadi Seorang Pekerja Lapangan

Tenang dan tidak terburu-buru

Bersifat tenang dapat membantu anda ketika melakukan proses negosiasi gaji. Berikan ekpersi yang ramah dan biasa saja agar tidak menimbulkan kesimpulan dari HRD yang mewawancarai anda. Staff HRD tentu sudah sangat sering berhadapan dengan para calon karyawan, mereka sudah sangat paham dengan mimik wajah mana yang terlihat berharap dan tenang. Ekspresi tenang akan membuat anda tidak mudah dibanting murah saat proses negosiasi gaji berlangsung, sebaliknya ekspresi yang gelisah dan terlalu terburu-buru akan menjadi bumerang bagi anda karena HRD dapat memanfaatkan situasi tersebut untuk memberikan tawaran gaji yang rendah.

Baca juga: 8 Hal Yang Harus Dihindari Saat Hari Pertama Bekerja

Beri nominal gaji yang diinginkan

Sebagai pekerja yang profesional anda dapat menuliskan dengan jelas berapa nominal gaji yang anda inginkan kepada staff HRD. Dengan menuliskan nominal gaji yang anda inginkan akan membuat anda lebih dihargai. Hal ini terjadi karena harga dari profesionalisme tidak dapat dikatakan relatif, selain itu dengan memberikan nominal gaji kepada staff HRD dapat memperlihatkan bahwa anda adalah pekerja yang tidak plinplan karena dapat menentukan harga dari profesionalitas anda.

Negosiasi gaji bukanlah seperti negosiasi penjual dan pembeli

Negosiasi gaji tidaklah seperti negosiasi antara penjual dan pembeli, meski pembeli dan pejual juga melakukan negosiasi, tetapi hal tersebut sangatlah berbeda dengan negosiasi gaji. Karena dalam negosiasi gaji, kedua belah pihak yaitu tim HRD dan calon karyawan harus dipandang sebagai kedua belah pihak yang akan bekerja sama dan bukan seperti salah satu lebih membutuhkan yang lain. Jika hal tersebut terjadi maka proses negosiasi tidak akan berjalan dengan sehat dan hasilnya tidak seperti yang diinginkan.

Baca juga: Bisa Jadi, Ini yang Menyebabkan Karir Anda Stagnan

Jangan terlalu jual mahal

Calon pekerja yang sudah berpengalaman biasanya akan bersikeras dengan nominal gaji tertentu karena beralasan sudah memiliki pengalaman dan skill yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang diambil. Atau biasanya para fresh graduate juga bersikeras dengan nominal gaji tertentu karena beralasan sudah mencari informasi tentang kualifikasi dan besaran gaji yang harus diterima. Padahal hal tersebut belum tentu benar karena ada banyak faktor yang dapat menentukan nominal gaji dari calon karyawan, misalnya faktor keuangan perusahaan, usia pelamar, tingginya kompetitor dan job desc yang mungkin saja tidak seberat dengan perusahaan lain.

Baca juga: Bekerja Tanpa Gelar Sarjana, Namun Hidup Mapan ? Bisa Kok !

Jelaskan kontribusi yang akan anda berikan

Tentu perusahaan ingin mendapatkan kontribusi yang besar jika anda diberikan gaji tinggi sesuai dengan yang anda inginkan. Untuk itu anda harus mampu menjelaskan apa yang akan anda berikan kepada perusahaan jika mendapatkan gaji yang sesuai. Dengan begitu perusahan dapat melihat apakah calon karyawan tersebut benar-benar mampu atau tidak. Jika anda dapat meyakinkan perusahaan dengan menjelaskan kontribusi anda, nentu perusahaan akan menyetujui nominal gaji yang anda minta.

Dalam negosiasi gaji, kedua belah pihak harus sama-sama diuntungkan atau istilahnya adalah win-win solution. Dengan begitu tidak ada pihak yang dirugikan terutama anda sebagai calon karyawan.

Aplikasi Absensi Online Boss pintar

 


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>