Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Interview kerja merupakan salah satu hal penting dalam proses perekrutan karyawan. Proses ini juga biasanya dijadikan sebagai penentu apakah karyawan dapat diterima oleh perusahaan atau tidak. Dengan melakukan proses wawancara kerja perusahaan dapat mengetahui secara singkat bagaimana sifat dan pola pikir dari calon karyawan, selain itu juga dapat mengetahui bagaimana kemampuan yang dikuasainya.

Karena ini adalah proses yang paling menentukan, tentu anda sebagai calon karyawan tidak menginginkan adanya kesalahan-kesalahan yang terjadi saat melakukan wawancara kerja, karena jika kesalahan itu terjadi tentu akan membuat kesempatan anda agar dapat bekerja diperusahaan tersebut menjadi lebih kecil. Lalu apa saja kesalahan yang harus anda hindari ketika menghadapi interview kerja? Berikut adalah ulasannya.

Baca juga: Jenis-Jenis Wawancara Kerja Yang Wajib Diketahui

Datang telat

Salah satu bentuk keseriusan anda dapat dilihat dari ketepatan hadir saat melakukan wawancara kerja. Datang terlambat dan tidak memberi kabar kepada perusahaan merupakan bentuk ketidakseriusan untuk mengikuti wawancara kerja. Tentu saja perusahaan tidak mau merekrut calon karyawan yang tidak memiliki keseriusan dalam bekerja. Jangan berikan kesan pertama yang buruk kepada wawancara, tunjukkan jika anda serius dengan datang tepat waktu, tidak bermain handphone dan menggunakan pakaian yang rapi. Dengan memperlihatkan keseriusan anda dalam proses wawancara, kesempatan untuk bergabung kedalam perusahaan menjadi lebih terbuka.

Baca juga: 10 Pertanyaan Sulit Ketika Wawancara Kerja Beserta Jawabannya

Tidak mempersiapkan diri

Salah satu bentuk keseriusan anda dalam melakukan wawancara kerja adalah kesiapan diri. Kesiapan diri baik secara mental seperti mempelajari posisi yang nantinya akan anda masuki, mempelajari job desc, mempelajari aturan yang ada diperusahaan dan memahami budaya maupun aturan yang diterapkan didalam perusahaan. Selain mempersiapkan diri, mempersiapkan segala keperluan yang dibutuhkan sebagai hal pendukung agar dapat diterima kerja di perusahaan pewawancara merupakan hal yang wajib anda lakukan. Misalnya membawa CV, Ijazah, Resume, Sertifikat dan dokumen lain yang diminta oleh perusahaan atau dapat dijadikan pendukung.

Menceritakan hal buruk mengenai pekerjaan sebelumnya

Menceritakan hal buruk mengenai pekerjaan sebelumnya bukanlah hal yang tepat dan baik untuk dilakukan ketika melakukan wawancara kerja. Meskipun mungkin saja anda pernah mengalami hal buruk ketika bekerja di perusahaan sebelumnya tetapi bukan berarti anda harus menceritakan semua keburukan yang pernah anda rasakan di perusahaan sebelumnya. Tidak perlu untuk menceritakan mengenai pekerjaan anda sebelumnya secara mendetil karena tidak akan berdampak pada besarnya kesempatan anda untuk diterima bekerja.

Baca juga: 8 Hal Yang Harus Dihindari Saat Hari Pertama Bekerja

Menggunakan bahasa tubuh yang salah

Gugup dan takut saat menjalani wawancara kerja merupakan hal yang biasa terjadi oleh calon karyawan saat menghadapi proses wawancara kerja, terutama bagi calon karyawan yang belum memiliki pengalaman atau fresh graduate, tentu baginya ini adalah pengalaman pertama sehingga tidak tahu harus berbuat seperti apa. Boleh saja anda gugup dan takut saat duduk didepan pewawancara, tetapi jangan sampai gugup tersebut membuat gaya tubuh anda menjadi aneh dan terlihat terlalu tegang. Bersikaplah seperti biasa dengan cara tersenyum, melakukan kontak mata dengan pewawancara, menjabat tangan pewawancara dengan percaya diri dan tidak ragu-ragu serta berikan sikap jika anda senang bertemu dengan pewawancara.

Baca juga: 6 Hal Yang Harus Anda Lakukan Saat Negosiasi Gaji

Bertanya hal yang seharusnya tidak ditanyakan

Tim HR atau pewawancara akan merasa senang jika terjadi komunikasi dua arah ketika melakukan wawancara daripada calon karyawan hanya akan berbicara jika diberikan pertanyaan oleh pewawancara. Salah satu cara membuat pewawancara tertarik adalah dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada pewawancara, tetapi perhatikan pertanyaan yang anda berikan, apakah pertanyaan tersebut merupakan hal yang tidak seharusnya ditanyakan ataukan memang cocok untuk ditanyakan. Beberapa hal yang harus anda hindari ketika bertanya adalah bertanya mengenai hal-hal yang berkesan hanya tertarik dengan fasilitas dan keuntungan misalnya bertanya kenaikan gaji, fasilitas kantor, cuti kerja dan promosi.

Sumber: intipesan

Aplikasi Absensi Online Boss pintar


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.