3 Hal Wajib Anda Tanyakan Saat Interview Di Perusahaan Starup
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Bekerja diperusahaan startup tentu berbeda dibandingkan bekerja pada perusahaan besar yang telah memiliki nama atau terkenal. Saat melakukan wawancara kerja di perusahaan startup bisa jadi pewawancara yang akan mewawancarai anda adalah Pendiri atau CEO Perusahaan dan mungkin juga petinggi lainnya. Hal ini terjadi tentu karena perusahaan startup adalah sebuah perusahaan kecil yang tidak memiliki banyak sumber daya manusia.

Ketika wawancara kerja biasanya calon karyawan sudah mempersiapkan segala jawaban yang nantinya mungkin akan ditanyakan oleh pewawancara sementara tidak menyiapkan pertanyaan yang akan ditanyakan kepada pewawancara, padahal jika tidak bertanya kepada pewawancara anda tidak akan mengetahui lebih jauh tentang perusahaan, rencana perusahaan kedepan dan hal potensial yang dapat anda pelajari lebih jauh lagi. Apalagi mengingat perusahaan tersebut tergolong baru dan masih dalam tahap rintisan. Untuk itu anda harus bertanya beberapa hal sebelum masuk menjadi bagian didalam perusahaan startup tersebut. Dilansir dari themuse berikut adalah 3 pertanyaan yang harus anda tanyakan ketika wawancara kerja di perusahaan.

Baca juga: 7 Keuntungan Yang Didapatkan Jika Bekerja Diperusahaan Startup

Seperti apa pertumbuhan perusahaan saat ini?

Di sebuah perusahaan rintisan atau startup, penting untuk mengetahui bagaimana perkembangan yang terjadi diperusahaan itu. Tentu anda tidak ingin masuk kedalam perusahaan yang tidak memiliki rencana perkembangan yang tidak tertata serta tidak berkembang. Tanyakan mengenai pertumbuhan yang terjadi di perusahaan tersebut dan bagaimana maksud dari kesuksesan bagi perusahaan.

Dengan menanyakan pertanyaan mengenai pertumbuhan perusahaan anda akan mengetahui tentang perkembangan yang terjadi, apakah positif atau menurun dan stagnan. Selain mengetahui perkembangan yang terjadi, anda juga akan menilai bagaimana potensi dari perusahaan, manajemen dan kemungkinan perusahaan untuk dapat berkembang.

Baca juga: 6 Kekurangan Bekerja Di Startup Yang Harus Kamu Ketahui

Apa resiko terbesar perusahaan?

Pendiri perusahaan mungkin percaya dengan perusahaan yang dibangunnya, tetapi pasti akan ada batu sandungan yang dapat menunda kesuksesan perusahaan atau bahkan membuat perusahaan menjadi tutup. Dengan menanyakan resiko terbesar perusahaan anda akan mengetahui dan dapat menilai apakah perusahaan ini cocok untuk anda atau tidak.

Resiko bukan hanya datang melalui faktor keuangan, tetapi disegala bidang mulai dari produk atau daya saing yang sangat tinggi sehingga membuat perusahaan tidak dapat mengungguli kompetitornya.

Baca juga: Ingin Bekerja Di Mana, Perusahaan Startup Atau Konvensional ?

Bagaimana rencana perusahaan kedepan dan bagaimana rencana pendanaan kedepan

Pertanyaan seperti ini mungkin sangat jarang untuk ditanyakan, tetapi pertanyaan ini sebenarnya sangat penting. Sebagai seorang kandidat karyawan yang potensial, ada perbedaan resiko antara sebuah perusahaan startup yang memiliki pendanaan cukup dari bank atau ventures untuk menjalankan startup selama bertahun-tahun dengan sebuah perusahaan startup yang sudah hampir tutup karena kekurangan uang dan membutuhkan uang untuk dapat terus beroperasi. Semakin lama perusahaan beroprasi dan berdiri ketika anda masuk, semakin terjamin jika perusahaan tidak akan jatuh karena pendanaan yang kurang.

Sumber: themuse

Aplikasi Absensi Online Boss pintar


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.