5 Hal Penting Ketika Merancang Rencana Bisnis
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Mengamankan modal awal serta membuat arahan dalam perusahaan merupakan hal yang sangat penting untuk membangun rencana bisnis. Merancang bisnis dengan tepat dapat menentukan akan menjadi apa perusahaan tersebut nantinya, siapa yang mengoperasikannya, bagaimana pengalaman mereka, segmentasi dan keuntungan yang diharapkan.

Rencana bisnis juga nantinya akan membantu untuk mendapatkan pendanaan. Bukanlah hal yang rumit merancang rencana bisnis, berikut ini adalah 7 hal penting yang perlu kamu lakukan untuk merancang bisnis:

1. Deskripsi Rencana Bisnis

Biasanya deskripsi bisnis dimulai dengan mendeskripsikan secara singkat dari industri. Ketika mendeskripsikan industri, diskusikanlah pandangan saat ini dan juga kemungkinan masa depan.

Kamu juga harus memahami dunia bisnis yang akan kamu hadapi secara keseluruhan baik luar dan dalam. Kamu harus memberikan informasi terkait semua pasar dalam industri ini, baik produk dan perkembangan baru yang akan memberikan keuntungan dan juga yang bisa memberikan kerugian terhadap bisnismu.

2. Strategi Pasar

Strategi pasar biasanya mengacu terhadap hasil analisis secara menyeluruh dan teliti kepada pasar bisnis yang akan dijalankan. Analisis pasar juga dapat membantu pemilik usaha menjadi terbiasa dengan berbagai aspek pasar, sehingga lebih dapat mendefinisikan target.

Rancangan strategi bisnis baiknya dibuat dengan realistis, dan memberikan nilai lebih untuk perusahaan sehingga mampu bersaing dengan kompetitor.

Strategi pasar dapat dibuat dalam beberapa tahap yang sesuai dengan kondisi bisnis. Seperti pengenalan produk maupun jasa, tahap pemasaran melalui digital maupun sosial media, tahap menentukan strategy, dan lain-lain.

Baca Juga : Contoh CV Surat Lamaran Kerja yang Menarik

3. Faktor Keuangan

Hal yang tidak boleh terlewatkan berikutnya ialah data keuangan yang selalu berada di dalam rencana bisnis. Untuk membuat rencana keuangan yang baik, perusahaan harus melakukan formulasi atau melakukan perhitungan atas modal yang dibutuhkan untuk mengoperasikan kegiatan usahanya, dan bagaimana menggontrol anggaran dalam menjalankan proses bisnis.

4. Rencana Operasi dan Manajemen

Yang berikutnya adalah rencana operasi dan manajemen dimana fungsinya untuk menggambarkan bagaimana kegiatan bisnis dan progres. Pemilik usaha perlu menghitung biaya yang akan dikeluarkan dalam menjalankan kegiatan usaha, seperti biaya produksi, biaya maintenance, biaya SDM, dan biaya lainnya.

5. Analisis Kompetitif

Melakukan analisis terhadap kompetitior sangat perlu untuk dilakukan. Tujuannya ialah untuk mengetahui kekuatan serta kelemahan para pesaing dalam pasar bisnis, strategi ini akan memberimu keuntungan, hambatan yang dapat dikembangkan agar persaingan tidak memasuki pasarmu. Setiap kelemahan dapat dimanfaatkan dalam pengembangan produk.


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.