Persyaratan Mendaftar Npwp Untuk Perusahaan Terbaru
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Meski banyak orang sering mendengar NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak, namun tidak semuanya mengetahui apa fungsi utama dari penggunaan NPWP tersebut, padahal NPWP sangat penting baik bagi pekerja maupun perusahaan agar dapat mengurus segala keperluan dengan mudah. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai tanda pengenal bagi setiap Wajib Pajak dalam menjalankan hak dan kewajibannya membayar pajak. NPWP digunakan sebagai alat administrasi perpajakan, pengenal Wajib Pajak dan syarat untuk mendapatkan pelayanan di pihak ketiga seperti Bank, Asuransi, Kredit Kendaraaan dan layanan lain yang dapat membantu perseorangan maupun badan atau perusahaan dalam menjalankan usahanya.

Baca juga: Cara Mudah Membuat NPWP Online Terbaru Untuk Karyawan

NPWP merupakan hal yang wajib untuk didaftarkan bagi perorangan yang sudah bekerja masuk kedalam Wajib Pajak. Pemerintah menjelaskan jika setiap masyarakat yang telah memiliki pendapatan diatas 3 (tiga) juta maka diharuskan untuk mendaftarkan dirinya menjadi Wajib Pajak dengan membuat NPWP, sementara bagi pekerja yang tidak memiliki pendapatan diatas 3 (tiga) juta tetap diperbolehkan untuk membuat NPWP namun tidak akan dikenakan pajak.

Sementara bagi badan usaha atau perusahaan baik berbentuk CV maupun PT diwajibkan untuk mendaftarkan perusahaannya agar mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan apabila telah memenuhi persyaratan seperti yang ada didalam peraturan pemerintah bidang perpajakan. Untuk lebih jelasnya berikut adalah persyaratan mendaftar NPWP untuk badan usaha terbaru:

  • Wajib Pajak Badan yang memiliki kewajiban perpajakan sebagai pembayar, pemotong atau pemungut pajak sesuai dengan ketentuan undang-undang perpajakan, termasuk didalamnya bentuk usaha tetap, kontraktor dan operator di bidang minyak dan gas bumi.
  • Wajib Pajak Badan hanya memiliki kewajiban perpajakan sebagai pemotong dan pemungut pajak sesuai dengan peraturan undang-undang perpajakan termasuk dalam bentuk kerjasama operasi.

Sementara persyaratan mendaftar NPWP untuk perusahaan dibagi menjadi 3 kategori mulai dari badan usaha berorientasi laba, badan usaha tak berorientasi laba dan badan usaha operasi bersama. Berikut adalah syarat lengkap mendaftar NPWP untuk perusahaan terbaru.

Baca juga: Cara Lengkap Menghitung PPH 21 Berdasarkan PTKP 2016

Persyaratan mendaftar NPWP Perusahaan terbaru

Badan Usaha Berorientasi Laba (Profit)

Badan Usaha Berorientasi Laba atau profit oriented adalah badan usaha yang semata-mata hanya mencari keuntungan seperti CV, PT, Koperasi dan yayasan. Berikut adalah persyaratan mendaftar NPWP perusahaan profit:

  • Fotokopi akta pendirian atau dokumen pendirian dan perubahaan perusahaan.
  • Fotokopi Kartu NPWP salah satu petinggi perusahaan, atau fotokopi paspor.
  • Fotokopi izin usaha dan kegiatan yang diteribitkan oleh pihak yang berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha dari Lurah atau Kepala Desa

Badan Usaha Tidak Berorientasi Laba (Non-profit)

Badan Usaha Tidak Berorientasi Laba atau non-profit adalah badan usaha yang dibentuk tidak semata-mata untuk mencari uang/laba atas usaha yang didirikannya. Contoh dari badan usaha tidak berorientasi laba adalah Ormas, Perkumpulan dan Organisasi Internet. Berikut adalah syarat mendaftar NPWP perusahaan badan usaha tidak berorientasi laba:

  • Fotokopi KTP pengurus atau ketua dari badan usaha atau organisasi.
  • Akta pendirian jika ada.
  • NPWP pengurus atau ketua dari badan usaha atau organisasi.

Badan usaha operasi kerjasama (joint operation)

Badan usaha operasi kerjasama atau joint operation adalah sebuah badan usaha yang dijalankan bersama atau oleh dua perusahaan saat melakukan proyek. Masing-masing dari perusahaan tersebut harus sudah memiliki NPWP. Sementara itu NPWP untuk joint operation didaftarkan dengan menggabungkan nama dari dua perusahaan yang berkerja sama. Berikut adalah syarat membuat NPWP usaha operasi kerjasama:

Baca juga: Aturan Batas Waktu Pembayaran THR Sesuai Dengan Undang-Undang

  • Fotokopi perjanjian kerjasama antar dua perusahaan.
  • Fotokopi Kartu NPWP dari masing-masing bentuk usaha/perusahaan yang bekerja sama.
  • Fotokopi NPWP pribadi pemilik perusahaan atau salah satu pengurus didalam perusahaan kerjasama.
  • Fotokopi izin usaha yang diterbitkan oleh pihak yang berwenang.

Itu tadi adalah persyaratan yang harus dipersiapkan untuk mengurus NPWP badan usaha atau perusahaan. Pastikan anda melengkapi persyaratan tersebut sebelum mendaftar NPWP perusahaan. Selanjutnya setelah mengetahui apa saja persyaratan dalam membuat NPWP perusahaan, anda dapat melihat bagaimana cara mendaftar NPWP perusahaan pada artikel ini: Cara Mendaftar NPWP Untuk Perusahaan Terbaru.

image: npwponline.com

APS HRD SYSTEM - SOFTWARE HR & PAYROLL TERBAIK


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.