- HRD

Niat Baik Yang Menyebabkan 8 Kesalahan Pada Manajemen

Ketika memimpin sebuah tim dalam perusahaan, anda pasti berusaha untuk menerapkan kebijakan perusahaan dengan maksimal. Tujuannya untuk perusahaan dapat maju, menguntungkan dan sustainable. Maka dari itu, anda harus menentukan sistem manajemen tertentu yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Tetapi, kadang cara kepemimpinan anda menimbulkan beberapa efek buruk bagi tim anda. Sebenarnya tujuan anda adalah baik, tapi mungkin eksekusinya yang tidak tepat yang menimbulkan suasana kerja yang tidak nyaman. Dikutip dari situs techinasia.com ada 8 kesalahan yang menyebabkan dampak buruk padahal anda berniat baik.

Tidak Menunjukan Apresiasi

Karyawan yang memiliki kinerja yang baik perlu anda berikan apresiasi atas performanya. Tetapi, banyak manajer ataupun pimpinan perusahaan yang lupa atau enggan untuk memberikan apresiasi tersebut. Apresiasi tidak hanya dalam bentuk bonus atau kenaikan gaji, ucapan verbal dari seorang pimpinan bisa sangat mempengaruhi motivasi seorang karyawan. Ucapan tersebut bisa berupa “selamat atau sekedar good job”.

Apalagi jika anda dapat menunjukan apresiasi tersebut pada saat meeting dihadapan banyak karyawan. Mereka akan merasa sangat dihargai, diperhatikan, dan dibutuhkan. Ini adalah sebuah investasi yang sangat berharga untuk perusahaan anda.

Tidak Memberikan Kesempatan Berkembang

Ketika perusahaan membukan lowongan pekerja, memang anda telah menentukan jobdesc di awal recrutment. Tetapi, jangan biarkan karyawan tersebut monoton mengerjakan tugasnya terus-menerus.

Ada beberapa hal yang bisa anda terapkan untuk karyawan anda dapat berkembang”

  • Mencoba hal baru
  • Mengembangkan diri melalui pelatihan atau pendidikan
  • Memberikan ruang untuk bereksperimen

Untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan dapat diwujudkan dengan menginformasikan jenjang karir yang jelas. Hal tersebut juga akan menurunkan turnover rate pada perusahaan.

Over Disiplin

Pernahkah anda menolak permintaan cuti dadakan yang diajukan karyawan? Padahal ada masalah penting yang tidak bisa mereka tinggalkan. Pastinya mereka akan merasa kesal dan marah terhadap peraturan tersebut.

Menerapkan kedisiplinan memang sangat penting, namun tidak berarti anda harus otoriter. Anda bisa memberikan peringatan atau juga hukuman jika ada hal yang menimbulkan buruknya produktivitas karyawan.

Baca Juga:

Tidak Komitmen

Sebagai pimpinan perusahaan, anda pasti akan sangat sibuk. Dan pastinya anda lebih sibuk daripada karyawan anda. Tapi, jangan anggap ringan komitmen yang telah anda buat dengan para karyawan anda.

Jika anda telah ada janji meeting dengan mereka, tepatilah janji tersebut. Jika anda tidak dapat memegang kuat komitmen anda, bisa dipastikan karyawan anda tidak akan respek dengan kepemimpinan anda.

Mempermalukan Mereka Didepan Umum

Setiap orang tidak luput dari kesalahan, termasuk juga karyawan anda. Memberikan teguran pada karyawan anda yang membuat kesalah adalah suatu keharusan, tetapi bukan berarti anda harus memarahinya didepan umum. Ada beberapa dampak buruk yang timbul jika anda mempermalukan karyawan anda didepan umum:

  • Rasa malu yang berkepanjangan
  • Timbulnya rasa benci
  • Harga diri terlukan karena direndahkan
  • Suasana hati yang buruk

Daripada harus memarahi karyawan tersebut, lebih baik anda memberikan masukan positif secara pribadi.

Memberikan Tugas Yang Terlalu Mudah

Memberikan terlalu banyak pekerjaan bukanlah hal yang baik, namu sebaliknya juga begitu. Pekerjaan yang terlalu mudah akan membuat karyawan cepat bosan dan mungkin akan mencari tantangan ditempat lain.

Menilai Orang Dari “Lamanya Dikantor”

Anggapan bahwa karyawan terbaik adalah karyawan yang datang paling awal dan pulang paling akhir. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Bisa jadi alasan karyawan tersebut pulang akhir karena mendownload film terbaru. Ada 2 kemungkian karyawan harus pulang lebih akhir:

  • Beban pekerjaan yang diberikan terlalu banyak
  • Karyawan tersebut tidak terlalu produktif sehingga tidak dapat menyelesaikan perkejaan tepat pada waktunya

Kedua hal tersebut sama buruknya. Anda harus melakukan evaluasi jika hal tersebut terjadi terus menerus.

Tidak Adil (Pilih Kasih)

Karyawan yang bekerja dengan anda dikantor adalah sahabat anda. Hindari untuk tidak adil atau pilih kasih pada karyawan yang anda anggap lebih baik dari yang lain. Ini memang akan sedikit sulit, tetapi anda harus bisa bersikap objektif dan profesional.

Perlakuan tidak adil bisa menimbulkan permusahaan anda karyawan. Hal ini akan membuat budaya kerja diperusahaan tidak sehat.

Menjaga komunikasi, integritas bukan persoalan mudah, tetapi itulah tugas mulia seorang pimpinan. Jangan lupa kalau anda bertanggung jawab atas nasib orang banyak. Membuat mereka bekerja pada anda bukan karena mereka harus, tetapi mereka ingin. Dengan begitu mereka akan suka cita dalam mengerjakan tugas-tugas mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.