- HRD

Ketentuan PPh21 Bagi Karyawan Yang Di PHK

Masih banyak karyawan dan perusahaan yang tidak mengetahui tentang PPh21 karyawan PHK. PPh adalah singkatan dari pajak penghasilan, sedangkan 21 merujuk pada pasal 21 UU Pajak Penghasilan yang berisi tentang ketentuan penghitungan. Secara garis besar PPh 21 didefinisikan sebagai pajak yang dikenakan kepada warga negara seusai dengan besar penghasilan yang ia terima dalam kurun waktu tertentu.

PPh 21 Karyawan Yang di PHK

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) adalah pemecatan karyawan yang bersangkutan oleh perusahaan, atau karyawan yang bersangkutan mengajukan diri untuk memutuskan pekerjaan. Penyebab lain PHK adalah pensiun, perusahaan merger, resesi nasional yang berkepanjangan.

Bagi karyawan yang di PHK, perusahaan wajib memberikan pesangon, penghargaan masa kerja, dan juga uang pengganti hak. Regulasi tersebut telah tercantum dalam UU Ketenagakerjaan. Jadi, perusahaan diwajibkan memenuhi segala tanggung jawabnya terhadap pegawai.

Ketetapan Umum PPh21 Karyawan PHK

Beban PPh 21 terhadap objek pajak bersifat final atas keseluruhan. Penerapan ini juga dilakukan dengan tarif progresif sehingga tentu akan lebih rendah dari ketentuan umum tarif pajak penghasilan. Jadi akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi karyawan yang di PHK tersebut.

Baca Juga:

3 Hak Yang Didapat Karyawan PHK

Karyawan yang di PHK berhak mendapatkan 3 hal dari perusahaan, yaitu pesangon, uang penghargaan masa kerja, serta uang penggantian hak.

Adapun uang pesangon dan juga uang penghargaan masa kerja nilainya bervariasi dan meningkat sesuai lama karyawan mengabdi di perusahaan. Uang pengganti hak adalah kompensasi finansial dari 4 hal terkait pekerjaan, seperti:

  • Cuti tahunan yang belum gugur dan belum diambil.
  • Ongkos pulang untuk pekerja dan keluarganya ke tempat diterima bekerja.
  • Pengganti perumahan dan pengobatan serta perawatan bagi yang memenuhi syarat tertentu.
  • Hal-hal yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, perjanjian kerja, atau peraturan perusahaan.

Perhitungan PPh 21 Karyawan PHK

4 hal yang dibayar sekaligus tersebut ketika PHK dapat dikenakan pajak secara langsung. Walaupun 4 hal tersebut bisa dibayarkan paling lama 2 tahun kalender. Tetapi, secara perhitungan tetap dianggap dibayar sekaligus dan dikenai pajak saat proses pembayarannya.

1. Perhitungan PPh 21 Pesangon

Besaran tarif PPh 21 pesangon ketentuannya sebagai berikut:

  • Kriteria I, bagi karyawan dengan pesangon < Rp. 50.000.000, dikenakan PPh 0%, atau tidak dikenakan pajak penghasilan.
  • Golongan 2, bagi karyawan dengan pesangon antara Rp. 50.000.000 – Rp. 100.000.000, dikenakan pajak penghasilan 5%.
  • Kriteria 3, bagi karyawan dengan pesangon antara Rp. 100.000.000 – Rp. 500.000.000, dikenakan PPh 15%.
  • Golongan 4, bagi karyawan dengan pesangon diatas Rp. 500.000.000, dikenakan pajak penghasilan 25%.

2. Perhitungan PPh 21 Karyawan PHK atas JHT

JHT atau Jaminan Hari Tua diberikan secara langsung atau diberikan setiap bulannya. Jika diberikan secara langsung, maka perhitungan mengikuti penghitungan PPh 21 untuk pesangon diatas. Jika diberika per bulan, maka penghitungannya mengikuti tarif pajak penghasilan seperti biasanya.

APS HRD SYSTEM - SOFTWARE HR TERBAIK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.