Perbedaan HR Dengan Personalia
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sebagian besar orang sudah sangat sering mendengar istilah departemen atau bagian HRD dan Personalia di dalam dunia kerja. Hampir semua perusahaan besara pastinya memiliki minimal 1 dari 2 departemen tersebut. HRD dan Personalia memang bagian yang sangat saling berkaitan, bahkan membuat sebagian orang menganggapnya sama. Padahal sebenarnya HRD dan Personalia merupakan 2 bagian yang berbeda.

Maka dari itu, agar tidak ada lagi orang yang salah dalam memahami tentang departemen HRD dan Personalia. Mpssoft akan membahas secara lengkap perbedaan antara HRD dan Personalia pada artikel ini, mari simak dengan seksama.

HRD

HRD merupakan singkatan dari Human Resource Development atau dalam bahasa indonesia juga sering disebut sebagai Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM). Secara umum pekerjaan sebagai HRD meliputi beberapa tugas yang berhubungan dengan pengelolaan karyawan. HRD bertanggung jawab terhadap sumber daya manusia atau karyawan yang ada, mulai dari pencarian kandidat karyawan terbaik, proses seleksi, pengembangan kualitas karyawan, evaluasi kinerja, konsultasi terhadap permasalahan karyawan, sistem penggajian, administrasi, kenaikan jabatan hingga proses pemberhentian atau pemutusan hubungan kerja (PHK). Hampir bisa dipastikan perusahaan berukuran sedang dan besar memiliki bagian HRD didalam perusahaanya.

Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa HRD akan selalu terlibat dalam proses diberbagai masalah lintas divisi yang melibatkan sumber daya manusia di dalamnya. HRD sangat penting keberadaanya di sebuah perusahaan, karena HRD lah yang memiliki tanggung jawab besar atas produktivitas karyawan dalam mendukung pencapaian target perusahaan.

HRD juga memiliki tanggung jawab dalam menciptakan mekanisme keorganisasian karyawan dalam bekerja, serta dalam memasok orang-orang terbaik untuk bergabung di perusahaan anda. HRD yang memahami para karyawan baru akan masuk dibagian apa sesuai penilaian mereka. Bahkan HRD juga menangani sistem payroll gaji yang didalamnya telah dihitung berapa gaji yang akan di dapat karyawan setelah dijumlahkan dengan bonus ataupun pengurangan gaji akibat sesuatu hal yang telah sepekati sebelumnya seperti jumlah absensi dll.

Baca juga : Software HRD, Payroll dan Penggajian Terbaik 2017

Peran dan tugas seorang HRD dalam suatu perusahaan:

  • HRD berperan dalam mempersiapkan dan melaksanakan proses rekrutment karyawan baru. Proses tersebut meliputi dari pembuatan planning open rekrutmen, tahap seleksi hingga penempatan karyawan yang telah lulus seleksi.
  • HRD berperan dalam menjamin mutu dan kualitas karyawan yang ada dalam perusahaan. Dengan membuat agenda pengembangan sumber daya manusia seperti pelatihan, seminar, dll, HRD berusaha agar karyawan dapat melaksanakan tugas-tugas mereka dengan baik. Selain itu evaluasi berkala menjadi bagian dari tugas HRD untuk memastikan karyawan telah berkontribusi secara maksimal dalam mendukung roda bisnis perusahaan.
  • HRD berperan memberikan dan pelindung hak-hak yang dimiliki oleh karyawan. Memberikan hak karyawan disini dapat berupa gaji, bonus, fasilitas yang diberikan perusahaan dan hak lainnya yang telah ada pada kontrak kerja. Selain memberikan hak karyawan, HRD juga dapat berperan sebagai “hero”nya karyawan untuk membantu menangani masalah-masalah karyawan yang dapat mengganggu produktifitas kerjanya di dalam perusahaan.

 

PERSONALIA

Sedangkan, personalia adalah sebuah bagian yang mengurusi segala bentuk administratif kegiatan sumber daya manusia. Selain itu, bagian personalia juga mengatur keperluan informasi internal antara karyawan dan perusahaan. Secara umum bisa dilihat jika berbeda dengan HRD yang lebih fokus pada keterlibatannya menangani karyawan, personalia lebih berfungsi untuk menangani pemrosesan data yang dibutuhkan oleh HRD seperti employee database, pengelolaan hasil data absensi, pencatatan pinjaman karyawan, jatah cuti tahunan dan data lainnya.

Baca juga : Kriteria Software Penggajian Karyawan Terbaik

Awal mula adanya bagian personalia tidak lepas dari aktivitas human relations atau bisa diartikan sebagai aktivitas menyatu padukan manusia dengan perusahaan, untuk terjalinnya sebuah hubungan baik yang formal maupun informal antara karyawan dan perusahaan. Untuk memfokuskan pekerjaan human relation, kemudian segala bentuk pekerjaan yang meliputi pemroses administratif data kayawan dialih tugaskan pada bagian baru. Bagian baru tersebut adalah personalia yang sering kita ketahui hingga saat ini.

Peran dan tugas seorang Personalia dalam suatu perusahaan:

  • Menerima dan mengarsip data lamaran tenaga kerja baru.
  • Sosialisasi dan koordinasi setiap arahan dan kebijakan perusahaan.
  • Membuat dan menyusun perjanjian kerja untuk karyawan yang baru diterima.
  • Menyusun absensi daftar hadir (Tugas ini sudah jarang karena banyak software HR yang dapat menyusun absensi automatis seperti APS HRD SYSTEM).
  • Menyiapkan surat menyurat yang ditujukan kepada pihak di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan.
  • Membuat pembaruan data.

Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa HRD dan personalia bukanlah 2 bidang pekerjaan yang sama, namun saling bekerja sama. Jika dilihat dari tugas-tugas yang dimiliki oleh 2 bidang ini, personalia lebih bersifat mendukung aktifitas HRD berupa persiapan dan pengelolaan data yang kemudian akan dijadikan bahan kerja para HRD. HRD memang sangat memerlukan bagian personalia untuk mempersiapkan bahan pekerjaan mereka. Namun banyak perusahaan sekarang yang telah menghapuskan peran bagian personalia didalamnya perusahaanya dan memasukan tugas personalia dalam tugas para HRD. Untuk itu, para HRD perlu menggunakan software khusus seperti APS HRD SYSTEM yang dapat membantu melaksanakan tugas tim HR, termasuk dalam memproses tugas personalia.


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>