Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Meskipun pemerintah telah mewajibkan setiap orang untuk membayar pajak, namun tidak sedikit orang yang mengabaikan kewajibannya untuk membayar pajak. Padahal pajak yang diberikan kepada pemerintah nantinya akan digunakan untuk pembangunan yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat, mulai dari pembangunan infrakstruktur, biaya pendidikan, biaya kesehatan dan hal lainnya. Mungkin dengan membyar pajak akan mengurangi jumlah pendapatan setiap bulan, namun sebenarnya membayar pajak tidak akan merugikan diri anda karena akan digunakan untuk meningkatkan ekonomi negara. Pemerintah memberikan aturan kepada setiap orang untuk membayar pajak, dan bagi yang tidak membayar pajak akan dikenakan sanksi tertentu, untuk mengetahui lebih lanjut, berikut adalah sanksi yang akan didapat jika tidak membayarkan pajak.

Baca juga: Sanksi Perusahaan Jika Melanggar Jam Lembur Sesuai Undang-Undang

Sanksi administratif

Sanksi pertama yan akan didapat bagi orang yang tidak membayar pajak adalah sanksi administratif. Sanksi ini adalah sanksi yang mewajibkan wajib pajak untuk membayarkan sejumlah uang atau denda sesuai dengan aturan. Denda yang dibayarkan juga termasuk kedalam Undang Undang Perpajakan. Untuk besaran uang sanksi yang harus dibayar tentu berbeda-beda tergantung dengan pelanggaran.

Dalam kasus pelangaran pajak, sanksi denda dapat ditambah dengan sanksi pidana. Sanksi pidana akan diberikan kepada wajib pajak yang sengaja melakukan pelanggaran. Sanksi administratif ini bersifat sebagai peringatan kepada wajib pajak agar selalu tepat waktu dan tidak lupa dalam menjalankan kewajibannya.

Baca juga: Begini Caranya Merotasi Karyawan Di Kantor

Sanksi bunga

Sanksi yang akan didapat oleh orang yang tidak membayar pajak adalah sanksi bunga. Sanksi bunga ini akan didapat oleh wajib pajak yang tidak membayarkan pajaknya dalam waktu yang telah ditentukan atau telat. Wajib pajak diharuskan membayarkan denda dengan jumlah tertentu saat akan membayarkan pajak. Artinya wajib pajak harus membayarkan uang lebih banyak karena terlambat dalam membayar pajak. Biasanya besaran sanksi bunga yang harus bayarkan oleh wajib pajak sebesar 2 persen setiap bulan. Perhitungan ini dimulai saat wajib pajak menyampaikan SPT hingga akhir pembayaran.

Sanksi kenaikan

Sanksi lain yang akan didapatkan oleh wajib pajak yang tidak membayarkan pajaknya dengan tepat waktu adalah sanksi kenaikan. Sanski ini merupakan sanki yang paling ditakuti oleh setiap wajib pajak karena wajib pajak harus membayarkan pajaknya berlipat ganda dari jumlah pajak sebelumnya. Sanksi ini dihitung menggunakan presentase tertentu dari total pajak yang belum atau tidak dibayarkan. Penyebab berlipatnya jumlah pajak yang harus dibayarkan karena wajib pajak tidak memberikan informasi yang dibutuhkan dalam melakukan perhitungan pajak. Sanksi ini tertuang dalam UU PPH 2008 dan berlaku bagi setiap wajib pajak yang memiliki NPWP.

Baca juga: Sanksi Perusahaan Yang Tidak Mengikutsertakan Karyawan Ke BPJS

Sanksi pidana

Sanki ini tergolong kedalam sanksi berat karena wajib pajak mendapatkan sanksi pidana yang artinya setiap pelanggar akan dijebloskan kedalam penjara. Sanksi ini biasanya akan dikeluarkan sebagai upaya terakhir dengan tujuan untuk meningkatkan kepatuhan setiap wajib pajak untuk memenuhi tanggung jawabnya.

Tidak hanya itu saja, sanksi pidana juga diberikan agar pelanggar jera. Sanksi pidana tidak akan berlaku bagi wajib pajak yang baru sekali mendapat pelanggaran pajak. Wajib pajak yang pertama kali melakukan pelanggaran akan mendapatkan sanksi administratif. Sementara itu sanksi pidana akan diberikan oleh wajib pajak yang secara sengaja menghindari membayar pajak. Untuk menerapkan sanksi ini, wajib pajak akan diperiksa dan diadakan penyidikan pajak untuk mengetahui dengan pasti penyelewengan yang dilakukan.

Boss Pintar - Aplikasi Absensi terbaik


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.