Ini 5 Peraturan Kantor Yang Paling Dibenci Oleh Karyawan
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Setiap peraturan yang dibuat tentu bertujuan untuk membuat batasan agar oranag tersebut tidak melakukan diluar dari yang sudah ditentukan. Selain itu tujuan dari dibuatnya peraturan adalah agar kondisi dapat tetap selalu kondusif dan teratur. Begitu juga peraturan yang dibuat didalam sebuah perusahaan. Peraturan dibuat agar setiap karyawan dapat bekerja dengan benar dan agar tidak terjadi hal-hal yang tentunya tidak diinginkan oleh pemilih usaha atau perusahaan.

Meskipun begitu, tidak jarang peraturan yang dibuat oleh perusahaan malah membuat karyawan yang bekerja didalamnya menjadi tidak nyaman dan merasa terkekang. Lalu apa saja peraturan yang tidak disukai oleh karyawan? Berikut adalah 5 peraturan didalam kantor yang paling dibenci oleh karyawan.

Baca juga: Apakah Pemberian SP Berdampak Positif Terhadap Karyawan?

Peraturan yang berkaitan dengan pemotongan gaji

Setiap karyawan bekerja tentu agar mendapat upah atau gaji yang nantinya digunakan untuk berbagai kebutuhan yang ada pada dirinya, mulai dari membiayai kehidupan sendiri atau mungkin membiayai keluarga beserta anaknya. Untuk itu, gaji adalah hal yang paling sensitif didalam pekerjaan. Hal ini juga termasuk peraturan yang berkaitan dengan pemotongan upah atau gaji. Tentunya perusahaan harus berhati-hati saat menerapkan aturan yang berisi hukuman berupa pemotongan gaji dalam nominal tertentu. Misalnya ketika karyawan lupa melakukan clock-in saat istirahat kerja atau saat terlambah beberapa menit. Perusahaan yang terlalu ketat dalam menerapkan peraturan dan menggunakan sistem potong gaji disetiap kesalahan yang dilakukan oleh karyawan tentunya akan meningkatkan turnover karyawan dan karyawanpun tidak ingin berlama-lama untuk bekerja didalam perusahaan anda.

Baca juga: Pertimbangkan 4 Hal Ini Saat Akan Mempekerjakan Fresh Graduate

Memindahkan divisi tanpa ada persetujuan

Tentu akan sulit dibayangkan jika karyawan harus menerima keputusan akan dipindah divisi lain. Selain akan mendapatkan tugas yang berbeda, lingkungan tempatnya bekerja juga akan berbeda sehingga karyawan harus melakukan adaptasi. Kebijakan ini juga akan meningkatkan turover karyawan sehingga karyawan akan sangat mudah stres dan berpikir untuk meninggalkan perusahaan tempat ia bekerja sekarang. Jika anda adalah pimpinan atau pemilik perusahaan, ada baiknya anda melakukan negosiasi terlebih dahulu kepada karyawan anda.

Larangan untuk mengadu ke HRD

Meski pada dasarnya larangan tersebut tidak tertulid didalam peraturan perusahaan. Namun kondisi dan suasana yang membuat karyawan tidak dapat memberikan aduan seputar masalah atau keluh kesahnya kepada HRD. Hal ini sering terjadi pada perusahaan yang memiliki HRD kurang dekat kepada karyawannya. Tentu saja hal ini mungkin disengaja oleh perusahaan agar karyawan harus menuruti peraturan yang terlalu kaku dan ketat. Hal ini tentu akan semakin memperkeruh suasana yang ada didalam kantor dan membuat banyak karyawan memutuskan untuk meninggalkan perusahaan. Untuk menghindari hal tersebut, anda harus membuat sarana penyambung seperti menyediakan kotak saran atau email pengaduan.

Baca juga: Manfaat Tes Psikotes Saat Melakukan Rekruitmen Karyawan Baru

Peraturan terlalu mengekang

Peraturan umum yang terlalu mengekang seperti jam masuk dan jam pulang kantor, cara berpakaian, penggunaan internet dikantor, penggunaan smartphone dan hal lain yang terlalu ketat tentu akan membuat karyawan merasa sangat tertekan dan terkekang dalam bekerja. Untuk itu anda harus merubah peraturan tersebut menjadi lebih fleksibel agar karyawan tidak merasa terlalu terkekang. Peraturan sederhana seperti dilarang menggunakan smartphone untuk bekerja mungkin akan menyusahkan karyawan. Misalnya ketika ada keluarganya yang sakit dan harus segera dihubungi untuk mengetahui kabarnya tentu saja akan sulit dilakukan jika perusahaan melarang karyawannya menggunakan smartphonenya

APS HRD SYSTEM - SOFTWARE HR & PAYROLL TERBAIK


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>