Hindari 4 Hal Ini Saat Mempekerjakan Generasi Millennial
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

Tidak dapat dipungkiri jika di zaman seperti sekarang ini merupakan era bagi generasi mellennial untuk menguasai berbagai bidang mulai dari pendidikan, teknologi hingga pekerjaan. Generasi millennial adalah generasi yang jauh berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Perbedaan yang terjadi mulai dari karakteristik, tingkah laku, kebiasaan, serta komitmen yang ada didalam diri untuk perusahaan tempatnya bekerja. Beberapa lembaga yang telah melakukan penelitian mengenai generasi millennial menyimpulkan jika kebanyakan dari generasi millenial tidak memiliki komitmen penuh kepada perusahaan tempatnya bekerja, mereka cenderung menyukai kebebasan dan tidak terlalu suka dibatasi, tentu hal ini sangatlah berbeda jika dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya yang dikenal sangat berkomitmen kepada perusahaan tempatnya bekerja dan bekerja dengan sangat giat guna memajukan perusahaan.

Perkembangan dan perubahan yang terjadi seperti sekarang ini tentu juga harus diimbangi dengan perubahaan budaya kerja yang sesuai dengan zamannya. Sebagai pemimpin perusahaan tentu anda bertanggung jawab untuk dapat mengubah strategi dan metode kerja yang lebih modern agar dapat membuat para generasi millennial nyaman ketika bekerja diperusahaan. Untuk mewujudkannya tentu anda harus mengetahui hal apa saja yang seharusnya dihindari pada era millenial, dikutip melalui situs HRInAsia.com, berikut adalah 4 hal yang harus anda hindari ketika mempekerjakan karyawan dari generasi millennial.

Baca juga: Cara Tepat Menjadi Seorang Pimpinan Di Era Millennial

Tidak update dengan teknologi

Tidak memperbaharui teknologi merupakan hal yang fatal di era seperti sekarang, karena generasi millennial tumbuh dan berkembang pada era dimana internet dan teknologi digital muncul, hal tersebut membuat generasi millennial disebut sebagai generasi yang paling mengerti teknologi dibanding generasi sebelumnya. Dengan kata lain teknologi adalah kunci utama untuk dapat mengembangkan dan memaksimalkan kinerja dari karyawan millennial.

Sudah seharusnya anda sebagai pimpinan dapat merangkul karyawan dengan cara memperbaharui teknologi yang ada didalam perusahaan. Jika sebelumnya perusahaan tidak pernah mengalokasikan dana untuk meningkatkan teknologi yang ada, maka sudah saatnya anda melakukan alokasi dana untuk mengembangkannya. Hal ini meliputi dengan perangkat yang digunakan karyawan saat bekerja seperti komputer, memperbaharui koneksi jaringan dan teknologi lain yang dapat membantu karyawan untuk bisa bekerja dengan lebih produktif.

Baca juga: Inilah Penyebab Karyawan Millennials Kehilangan Motivasi Kerja

Tidak memberikan masukan

Generasi millennial memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi mengenai segala hal dan menunjukkan sikap kuat untuk dapat meningkatkan pertumbuhan secara pribadi maupun secara professional. Dengan kata lain mereka selalu ingin mengasah kemampuannya dengan mengetahui perkembangan yang telah dibuatnya saat bekerja. Mereka akan merasa senang jika mengetahui usaha yang dicapainya, sehingga pastikan anda untuk tidak segan dan selalu memberikan masukan mengenai apa yang telah dilakukan oleh karyawan millenial.

Tidak hanya masukkan secara positif, mereka juga senang jika dikritisi oleh pimpinan. Kritikan tersebut akan dianggap sebagai bagian penting untuk bekerja lebih baik lagi. Tidak lupa juga berikan motivasi agar mereka terus bersemangat untuk mencapai tujuan yang sedari awal sudah di tuju.

Tidak paham dengan gaya kerja millennial

Generasi millennial adalah generasi yang tidak ingin terlalu diatur, dengan kata lain mereka tidak menginginkan adanya aturan-aturan yang ketat sebagaimana dengan perusahaan pada umumnya. Mereka percaya jika hasil dari pekerjaan tidak dihitung berdasarkan lama bekerja tetapi pada kemampuannya. Untuk itu sebagai seorang pimpinan anda harus bisa mengambil langkah yang tepat dan mengguntungkan bagi kedua belah pihak baik itu perusahaan maupun karyawan.

Baca juga: Pertanyaan Yang Cocok Untuk Calon Karyawan Millennial Ketika Wawancara

Tidak memberi kesempatan mereka untuk memimpin

Mungkin anda percaya jika pengalaman kerja merupakan kunci untuk menjadi pemimpin disebuah posisi, dengan kata lain anda akan mempercayakan posisi tertinggi kepada karyawan senior yang telah memiliki pengalaman ketimbang memberikannya kepada karyawan millenial. Jika anda berpikir seperti itu maka sebaiknya anda harus merubahnya karena karyawan millenial lebih menyukai pimpinan yang mengerti bagaimana pola pikir mereka saat bekerja. Oleh karena itu jika anda memiliki banyak karyawan millennial, pastikan pimpinan di setiap bagian adalah orang yang mengerti dengan kebiasaan maupun pola pikir millennial.

Sumber: www.hrinasia.com

Aplikasi Absensi Online Boss pintar


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.