- HRD

Cara Menolak Lamaran Kerja Kandidat

Menjadi seorang manajer yang melakukan rekrutmen memang sedikit sulit. Menentukan seseorang kandidat yang sesusai dengan kebutuhan perusahaan adalah keputusan besar, sementara menolak kandidat bukan perkara gampang.

Menolak seorang kandidat tidak semudah mencap dengan tulisan besar “DITOLAK” pada lamaran kerja, serta memintanya pergi. Cara anda memperlakukan para kandidat memengaruhi citra perusahaan.

Sakit Hati Hingga Memusuhi Perusahaan

Lamaran kerja yang dikirim mungkin yang terburuk dari yang pernah anda terima, persyarata yang tidak lengkap, telat datang saat wawancara, berpakaian sembarangan. Tidak ada hal yang lebih baik dari menolak kandidat jenis ini. Tapi, ternyata kandidat tersebut mempunyai hak untuk mendapat pekerjaan dan meninggalkan perusahaan dengan rasa marah.

Hal ini memang lazim terjadi. Peristiwa ini sering muncul karena tidak semua bisa menerima penolakan. Meski anda tidak dapat sepenuhnya mengontrol reaksi para pelamar.

Baca Juga:

Mempersiapkan Kandidat Untuk Masa Depan

Ada banyak alasan kenapa anda menolak seorang kandidat, seperti kurang berpengalaman, minim budget, atau mungkin sudah merekrut orang lain. Meski anda tertarik dengan kandidat tersebut, anda tetap tidak bisa menerima semua kandidat. Tugas anda saat ini adalah dapat berkata tidak dengan benar.

Surat penolakan yang tepat akan memancing komentar baik mengenai perusahaan anda. Paling tidak, untuk meminilisir pencitraan buruk dari kandidat.

Meneruskan Kandidat Pada Kesempatan Lain

Anda tidak bisa menerima kandidat untuk jabatan yang dibutuhkan, tapi anda bisa meyakinkannya bahwa ia lebih tepat pada posisi lain. Misalnya ia melamar pada posisi developer backend, tetapi ia mempunya pengalaman banyak dibidang frontend.

Anda bisa menawarkannya kebagian lain, jika memang ada posisi yang kosong sesuai dengan kemampuan pelamar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.