5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Oleh Menejer Baru
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Milenial dan digital, dua kata yang sulit dipisahakan belakangan ini. Generasi milenial adalah sebutan untuk masyarakat yang memasuki usia 20 hingga 35 tahun dimana generasi ini terkenal dengan karakteristiknya yang sangat mengandalkan teknologi, selalu up to date dengan keadaaan yang ada disekitar serta tidak suka untuk bekerja secara tetap. Sebagai perusahaan yang selalu mencaritahu tren yang ada, tentunya anda juga harus bisa mengikuti bagaimana pola yang terjadi didalam masyarakat. Hal ini agar perusahaan yang anda pimpin dapat terus berjalan maju dan berkembang pesat.

Generasi milenial memiliki karakteristik yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Sebagai seorang pemimpin, anda tentu harus dapat beradaptasi dengan apa yang akan anda hadapi. Lalu bagaimana cara menjadi pemimpin yang tepat bagi generasi milenial? Berikut tipsnya.

Jangan mengekang

Generasi milenial adalah generasi yang tidak ingin dikekang dan tidak telalu suka dengan aturan-aturan yang mengikatnya saat bekerja dikantor atau perusahaan. Tentu saja hal ini berbeda dengan generasi sebelumnya dimana mereka cenderung lebih disiplin soal aturan didalam perusahaan. Oleh karena itu, anda harus membuang sikap yang membuat anda terlihat seperti pemimpin yang terlalu mengekang. Cobalah untuk lebih memberikan kebebasan terhadap karyawan namun tetap dalam batas wajar.

Beri kesempatan untuk belajar

Generasi milenial terkenal dengan sifat yang selalu senang untuk mempelajari hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah diketahui olehnya. Oleh karena itu, anda dapat memanfaatkan hal ini untuk membuat karyawan anda mempelajari hal baru sekaligus menguntungkan perusahaan. Misalnya dengan memberikan projek yang tidak pernah dilakukan oleh karyawan anda, melakukan mutasi jabatan agar karyawan bisa mengksplor lagi kemampuan yang dimilikinya, dan hal lain yang dapat membuat karyawan anda belajar hal-hal baru.

Berikan dukungan untuk bekerja dalam tim

Tidak seperti generasi-generasi sebelumnya yang lebih suka untuk bekerja sendiri. Para pekerja generasi millennial lebih menyukai pekerjaan yang melibatkan tim atau kelompok ketimbang bekerja sendiri. Generasi millennial menilai jika bekerja dengan tim akan memberikan hasil yang lebih baik ketimbang bekerja sendiri. Selain itu mereka juga akan lebih senang karena keberhasilan tersebut dirasakan bersama tim, memberikan perasaan sense of belonging terhadap karyawan millenial. Ketika proyek yang dikerjakan selesai, anda dapat memberikan pelatihan tentang bagaimana bekerja sebagai sebuah tim yang baik.

Jangan pernah jauhi mereka dari teknologi

Generasi milenial terkenal sebagai generasi yang paling melek teknologi. Bagi mereka, hidup tanpa teknologi bagaikan hidup ditengah rimba hutan tanpa ada penerangan sama sekali. Tentu saja hal ini harus anda perhatikan dengan serius. Oleh karena itu anda tidak boleh menjauhkan mereka dengan teknologi, misalnya jika biasanya anda melarang karyawan anda menggunakan smartphone ketika bekerja, maka anda bisa membuat kebijakan dengan memperbolehkan mereka untuk menggunakan smartphone saat bekerja selama masih dalam batas wajar.

APS HRD SYSTEM - SOFTWARE HR & PAYROLL TERBAIK


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.