Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menjadi seorang pemimpin bukanlah sebuah hal yang mudah. Selain harus memiliki kemampuan yang hebat, anda juga harus memiliki tanggung jawab besar untuk membuat suasana yang kondusif dan nyaman untuk bekerja. Meski begitu, masih banyak karyawan yang memang membenci pimpinannya karena sifat pimpinan yang semena-mena. Jika sikap semena-mena dari pimpinan sudah dirasakan oleh hampir sebagian atau bahkan seluruh karyawan yang ada dikantor maka pimpinan tersebut harus segera mengubah sikapnya tersebut menjadi lebih baik lagi.

Baca juga: Ini 5 Peraturan Kantor Yang Paling Dibenci Oleh Karyawan

Sayangnya tidak semua pimpinan sadar akan hal seperti ini. Sehingga permasalahan ini menjadi permasalahan besar dan membuat budaya atau kondisi kantor menjadi tidak kondusif bagi karyawan yang ingin bekerja. Apabila hal tersebut terus terjadi tanpa adanya perubahan dan yang mengingatkan, lambat laun karyawan yang bekerja pada perusahaan anda akan menundurkan diri.

Untuk menghindari hal tersebut anda harus bisa mengantisipasi sikap yang tidak disukai oleh karyawan. Hal ini agar anda dapat karyawan dapat merasa aman dan nyaman saat bekerja. Berikut adalah 5 hal yang tidak disukai oleh karyawan.

Baca juga: Ini Perbedaan Sifat Karyawan Berdasarkan Generasinya

Tidak Bertanggung jawab

Tidak ada satu orang pun yang suka jika sesorang melepas tanggung jawab begitu saja. apalagi jika orang tersebut memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibanding orang lain. Hal ini juga berlaku bagi bos yang memimpin perusahaan. Karyawan akan membenci bos yang selalu lepas dari tanggung jawab. Salah satu sikap tidak bertanggung jawab adalah seperti memerintahkan karyawan untuk mengerjakan pekerjaan atau tugasnya. Ada juga pimpinan yang lepas tanggung jawab ketika perusahaan dalam keadaan tiak stabil. Sebagai seorang pimpinan tentu saja anda memiliki peran yang besar didalam perusahaan. Namun bukan berarti anda dapat bertindak sesuka hati kepada setiap karyawan.

Merasa Paling Benar

Untuk menjadi seorang pimpinan tentu dibutuhkan pengalaman dan kemampuan diatas rata-rata dari karyawan biasa. Namun bukan berarti seorang pimpinan dapat melakukan hal dengan semena-mena dan selalu merasa paling benar. Jika anda adalah seorang pimpinan yang memiliki tipe seperti itu maka dapat dipastikan setiap karyawan di kantor akan membenci anda. Untuk itu anda harus merubah sikap anda dengan tidak merasa menjadi orang yang paling benar diantara setiap karyawan. Tidak jarang apa yang diucapkan oleh karyawan justru merupakan sebuah kebenaran. Anda harus meredam ego dengan bersifat bijaksana dan mau mendengarkan kritik dan saran dari orang lain. Jika hal tersebut dilakukan maka akan jauh dari sifat bos yang merasa selalu benar.

Baca juga: Cara Memimpin Karyawan Yang Lebih Tua Dari Anda

Cepat marah

Salah satu tipe pimpinan yang tidak disukai oleh akryawan adalah terlalu mudah terpancing emosi dan sering marah. Biasanya pimpinan seperti ini akan sering menyalahkan hal yang sepele sehingga berimbas kepada kinerja karyawan. Jika hal ini terus terjadi tentu akan berdampak pada suasana tidak nyaman dan penuh tekanan di kantor. Tentu saja hal ini sangat tidak boleh terjadi karena karyawan tidak akan bekerja dengan maksimal jika bekerja penuh tekanan.

Baca juga: 14 Cara Terbaik Memotivasi Karyawan Agar Semangat Bekerja

Terlalu berlebihan dalam mengawasi karyawannya

Seorang pimpinan memang memiliki hak untuk mengatur dan mengawasi karyawannya, namun jika hal tersebut dilakukan secara berlebihan maka karyawan pun akan merasa tidak nyaman, apalagi jika pimpinan terlalu ikut campur kedalam pekerjaan karyawan yang sebenarnya sudah sesuai dengan apa yang diperintahkan. Karyawan akan menganggap jika bos tidak percaya secara penuh atas kemampuan yang dimilikinya. Jika sudah seperti itu maka karyawan pun akan merasa ruang geraknya terbatasi dan risih jika terlalu diatur secara berlebihan.

gambar: iStock

APS HRD SYSTEM - SOFTWARE HR & PAYROLL TERBAIK


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.