14 Cara Terbaik Memotivasi Karyawan Agar Semangat Bekerja
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

Sebagai seorang pimpinan, tentunya anda menginginkan semua karyawan dapat melakukan berbagai pekerjaannya dengan baik. Salah satunya dengan memberikan motivasi kerja kepada karyawan agar tetap bersemangat saat mengerjakan berbagai tugas yang diperintahkan. Memberikan motivasi merupakan suatu hal yang perlu untuk dilakukan secara terus menerus, hal ini bertujuan agar karyawan tetap mendapatkan arahan dan semangat saat bekerja meskipun mendapat tekanan yang besar dari beban kerja yang ditanggungnya. Karyawan yang tidak memiliki motivasi kerja yang tinggi akan menyebabkan produktivitas kerjanya menjadi menurun, alhasil target yang sebelumnya telah ditentukan menjadi tidak tercapai karena kurangnya semangat dalam bekerja.

Oleh karena itu, sebagai seorang pimpinan yang memiliki peranan penting dalam mengatur karyawan, anda harus bisa memberikan motivasi yang tepat kepada karyawan agar dapat tetap bersemangat dalam bekerja. Dilansir dari halaman businesscollective.com, berikut adalah 10 cara meningkatkan motivasi kerja karyawan dengan tepat.

Dengarkan dan dukung ide-ide baru

Ketika karyawan memberikan sebuah ide atau solusi dari permasalahan yang terjadi pada perusahaan, jangan biarkan atau abaikan begitu saja solusi yang ditawarkannya. Jika karyawan memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi, itu adalah tanda jika karyawan tersebut peduli terhadap perusahaan tempatnya bekerja. Memberikan kesempatan bagi karyawan yang ingin memberikan ide maupun gagasan baru merupakan bentuk motivasi perusahaan kepada karyawan, jika ide yang diberikan karyawan diikuti dan diterapkan oleh perusahaan, maka bisa dipastikan karyawan tersebut akan bersemangat dan termotivasi dalam mengerjakan tugasnya sebagai seorang karyawan.

Baca juga: Hindari 4 Hal Ini Saat Mempekerjakan Generasi Millennial

Berdayakan setiap karyawan

Setiap karyawan berhak untuk diberdayakan. Dengan memberikan ruang bagi karyawan untuk membuat keputusan dan bertindak sesuai dengan tujuan dari perusahaan akan menciptakan rasa bangga dan ownership kepada pekerjaannya di perusahaan. Memberdayakan karyawan merupakan cara memberikan motivasi secara lebih lembut dan lebih efektif karena selain dapat meningkatkan produktivitas perusahaan, karyawan juga akan merasa lebih puas dengan pekerjaannya. Tentu saja hal itu akan berdampak positif bagi perusahaan baik secara produktivitas maupun loyalitas.

Jangan biarkan karyawan menjadi bosan

Setiap orang tentu akan merasakan bosan jika terus melakukan aktifitas atau kegiatan yang sama setiap harinya. Hal tersebut juga terjadi kepada karyawan yang bekerja di perusahaan anda, apalagi ditambah dengan beban kerja yang terus-menerus diberikan, sudah dipastikan rasa jenuh dan bosan itu akan gampang sekali datang. Rasa bosan karyawan tentu akan berpengaruh kepada produktivitas, untuk itu berikanlah perhatian lebih kepada karyawan dengan cara tidak membebankan tugas yang berat setiap harinya.

Baca juga: Inilah Jenis-Jenis Training Yang Paling Dibutuhkan Karyawan

Kenali kontribusi karyawan

Setiap karyawan akan merasa senang dan termotivasi jika pekerjaan yang dilakukannya diketahui dan direspon oleh pimpinan. Meskipun tidak diberikan hadiah atau penghargaan atas kontribusi yang diberikan kepada perusahaan, memberi pengakuan tentang pekerjaan yang dilakukannya bisa jadi salah satu motivasi kerja bagi karyawan.

Merayakan pencapaian pribadi karyawan

Kedekatan perusahaan dengan karyawan tentu dapat menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap perusahaan tersebut. Dengan merayakan pencapaian pribadi karyawan tentunya akan menumbuhkan kedekatan antara karyawan dan perusahaan dan akan menjadi motivasi bagi karyawan untuk bekerja dengan lebih baik lagi. Beberapa contohnya adalah merayakan ulang tahun karyawan, merayakan kenaikan jabatan dan merayakan pencapaian lain yang berkaitan dengan hal pribadinya.

Baca juga: Mengatasi Kinerja Karyawan Yang Menurun

Berikan penghargaan pribadi

Berbeda dengan merayakan pencapaian pribadi, memberikan penghargaan pribadi kepada karyawan bertujuan sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan terhadap kontribusi yang telah diberikannya kepada perusahaan. Ketika karyawan yang telah memberikan kontribusi yang baik kepada perusahaan diberikan sebuah penghargaan, tentunya akan berdampak positif kepada kinerjanya karena merasa pekerjaannya selama ini dihargai. Selain itu dapat menjadi pemicu bagi karyawan lain agar bisa mengeluarkan segala kemampuannya untuk mendapatkan penghargaan dan memajukan perusahaan.

Mendengarkan karyawan

Cara motivasi karyawan yang paling sederhana adalah dengan mendengarkan perkataan setiap karyawan. Pimpinan yang mau untuk mendengarkan karyawannya akan dianggap sebagai pimpinan yang perhatian dan dekat dengan karyawan. Semakin sering anda mendengarkan karyawan tentu akan semakin erat hubungan yang terjalin antara pimpinan dan karyawan. Ketika hubungan baik antara pimpinan dan karyawan terjalin, tentu tidak akan timbul rasa canggung yang dapat menghambat tugas saat bekerja.

Baca juga: Bantu Karyawan Anda Merencanakan Karir dengan 5 Cara Ini

Menumbuhkan daya saing yang positif

Tidak selamanya persaingan dianggap sebagai hal yang buruk, dengan menumbuhkan daya saing secara positif tentu akan memicu karyawan untuk memberikan hal yang terbaik kepada pekerjaannya. Cara motivasi karyawan seperti ini cukup baik untuk dilakukan dalam perusahaan karena semakin tinggi daya saing antar karyawan, semakin meningkatkan produktivitas perusahaan. Dan jangan lupa untuk memberikan sejumlah penghargaan kepada karyawan yang telah mampu untuk bersaing dengan rekan-rekannya.

Beri sedikit kebebasan

Aturan yang terlalu ketat dalam sebuah perusahaan dapat menyebabkan timbulnya stress kepada karyawan yang bekerja. Aturan-aturan ketat yang sebenarnya bertujuan untuk membuat karyawan menjadi lebih disiplin dan bisa tetap memberikan kinerja baik malah berubah menjadi penurunan tingkat kerja karena stres yang dirasakan. Untuk itu berikanlah sedikit kebebasan kepada karyawan, bebaskan karyawan untuk berekpresi pada dirinya sendiri, misalnya bebaskan untuk menata meja kerjanya, memperbolehkan untuk membawa hewan peliharaan kedalam kantor dan hal lain yang dapat meningkatkan produktivitasnnya.

Baca juga: Ini Manfaat Penyusunan Job Description bagi Perusahaan

Memberikan target yang realistis

Memberikan target atau tujuan merupakan hal yang penting bagi perusahaan, tetapi perlu diperhatikan tidak semua orang memiliki kemapuan untuk bisa mencapai target yang telah ditetapkan oleh pimpinan. Untuk itu berikanlah target yang tidak terlalu muluk-muluk dan lebih realistis. Ketimbang anda memberikan target yang terlalu tinggi yang tidak bisa dicapai dan dapat menyebabkan beban kerja karyawan menjadi lebih tinggi, alangkah baiknya anda memberikan target yang lebih realistis dan dapat dicapai oleh karyawan. Dengan memberikan target yang realistis maka karyawan pun akan termotivasi untuk bisa mencapai targetnnya agar bisa mendapatkan reward dari atasan.

Jadilah pemimpin yang patut untuk diikuti

Sebagai seorang pimpinan tentunya anda akan dijadikan contoh oleh seluruh karyawan anda. Jika anda sering menggunakan nada yang tinggi ketika berbicara dengan karyawan, maka seluruh karyawan akan mengikuti gaya bahasa yang menggunakan nada tinggi seperti pemimpinnya. Alhasil budaya perusahaan yang sebelumnya sudah ditata dengan baik menjadi berubah karena pimpinan yang tidak bisa dijadikan contoh.

Beri target kerja ringan setiap minggu

Jika anda mengingingkan karyawan anda untuk terus termotivasi saat bekerja, maka coba berikan target setiap minggunya. Berikanlah target ringan setiap minggunya kepada masing-masing departemen didalam perusahaan. Dengan memberikan target ringan setiap minggu, maka karyawan dapat lebih terpacu lagi dalam bekerja karena harus menyelesaikan target yang telah ditetapkan setiap minggunya. Namun jangan tetapkan target yang terlalu berat setiap minggunya, karena dapat membebani karyawan dan mengakibatkan menurunnya semangat kerja.

Baca juga: Solusi Cara Mengatasi 7 Permasalahan Yang Sering Dihadapi Tim HR

Terbuka mengenai informasi perusahaan

Terbuka mengenai informasi yang terjadi pada inti perusahaan merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi karyawan. Misalnya terdapat masalah mengenai penurunan penjualan yang terjadi diperusahaan, dengan memberi tahu informasi menenai penurunan penjualan kepada karyawan, maka karyawan dapat memberikan pendapat dan berkontribusi kepada perusahaan. Karyawan juga akan merasakan bagaimana menjadi seorang yang dapat mengambil keputusan besar untuk perusahaan. Tentu saja hal ini dapat membantu mempertahankan motivasi kerja dan meningkatkan loyalitas kepada perusahaan.

Baca juga: Cara Ampuh Mengatasi Absen Karyawan Yang Berlebihan

Pelajari apa yang tidak disukai oleh karyawan

Tanyakan apa yang mereka sukai dan apa yang tidak suka untuk kerjakan, tanggapi pertanyaan yang mereka berikan seputar pekerjaan. Jangan lupa juga untuk menjelaskan gambaran mengenai tujuan dari perusahaan. Pastikan mereka menyukai apa yang mereka kerjakan didalam perusahaan, dengan menanyakan apa yang tidak disukai bisa menumbuhkan hubungan baik dengan karyawan, selain itu karyawan juga dapat melakukan pekerjaan yang benar-benar cocok untuk dikerjakan oleh dirinya.

Aplikasi Absensi Online Boss pintar


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.