Tips Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sering kali wirausaha kesulitan mencari pinjaman modal usaha tanpa jaminan. Jika mengetahui cara ini, maka mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan bukanlah hal yang sulit lagi.  Jika anda salah satu dari calon pengusaha yang sedang mengalami permasalahan yang sama, maka mari simak artikel berikut ini.

Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk berbisnis ataupun berwirausaha. Hal ini karena, banyak anggapan jika dengan beriwirausaha mereka akan terbebas dari masalah keuangan dalam kehidupannya. Namun selalu saja alasan ketiadaan modal, membuat peluang usaha menjadi sirna. Tidak semua orang terlahir dari keluarga yang berekonomi sangat baik, sehingga modal bukanlah hal masalah.

Anda tidak perlu pesimis merintis peluang usaha yang sedang anda jalani, walaupun kondisi modal dari dana pribadi anda tidak terlalu baik. Anda harus tetap optimis menjalankan ide bisnis anda dari 0, sembari mencari pinjaman modal untuk keberlangsungan usaha anda. Jika anda sangat terbebankan dengan sistem peminjaman modal dengan jaminan atau agunan, sebenarnya masih bisa ada cara mendapatkan modal tanpa jaminan.

Baca juga : Peluang Bisnis dan Usaha Tahun 2017

Tapi ada yang harus anda ketahui dan persiapkan sebelum mendapatkan pinjaman tanpa agunan.yaitu :

Tentukan tujuan anda memulai berbisnis

Langkah awal membuat bisnis adalah tujuan, tidak mungkin ada bisnis yang dapat berjalan lancara tanpa adanya tujuan yang jelas. Jika ada seseorang tidak mengetahui tujuan ia berbisnis, maka hampir bisa dipastikan bisnisnya tidak akan bertahan lama. Tujuan merupakan indikator tercapainya kesuksesan bisnia anda, tujuan pula yang menentukan kemana arah bisnis akan berjalan. Anda bebas menentukan tujuan bisnis anda apa saja, yang terpenting punya tujuan. Dari tujuan ini pula calon peminjam modal akan yakin bahwa anda serius mengembangkan usaha anda nantinya.

Baca juga : Bisnis Online Terbaik 2017

 

Jaga konsistensi anda

Seorang wirausaha haruslah memiliki sikap konsistensi dan teguh terhadap pendirinya. Biasanya banyak sekali seseorang yang memulai bisnisnya dengan semangat yang luar biasa, namun hanya di awal saja. Berbisnis itu tidak semuda yang terlihat tentang cerita kesuksesan tokoh-tokoh terkenal. Di balik kesuksesan ada perjuangan hingga tetes darah yang di keluarkan. Anda harus fokus dan tetap konsisten pada tujuan anda, walaupun tantangannya sangat berat. Jangan muda berubah-ubah pikiran. Jika anda memilih A lakukan lah A hingga hasil mulai terlihat.

Baca juga : Bisnis Franchise Terbaru 2017

Anda harus ingat, bahwa saat mendapatkan modal pinjaman, anda memiliki kewajiban untuk membayar. Jadi jika anda tidak konsiten maka itu semua akan menjadi permulaan dari cerita kegagalan anda.

Rancanglah bisnis plan dengan baik

Setelah anda memiliki tujuan dan sikap konsisten yang baik, maka bisnis plan merupakan indikator terakhir yang akan di liat calon pemberi modal. Anda harus memastikan bisnis anda bukan sekedar “ide gila” yang tidak memiliki kepastian dalam segi proses dan keuntungannya. Di dalam bisnis plan, anda harus benar-benar memastikan semua proses bisnis dari hulu kehilir telah di persiapkan matang-matang. Jangan karena ambisi anda yang terlalu tinggi, membuat anda melupakan bisnis plan yang baik agar mendapatkan keuntungan.

Sebenarnya dengan adanya 3 hal ini, calon pemberi modal ingin mengetahui kepastian dan validasi bisnis anda sebelum diberi modal. Tentunya pemberi modal mengharapkan keuntungan setelah menamkan modal pada bisnis anda. Maka dari itu mereka akan melihat apakah bisnis anda dan anda sendiri telah benar-benar siap untuk menjalankan bisnis tersebut.

Baca juga : Contoh Proposal Usaha & Bisnis Yang di Sukai Investor

 

Setelah anda telah mempersiapkan diri anda anda dan bisnis anda dengan baik, kini anda harus mengetahui sumber-sumber modal. Bagi anda yang tidak memiliki modal sendiri, sebenarnya masih banyak sumber-sumber modal pinjaman yang dapat gunakan untuk menopang bisnis anda. Maka, berikut ini kami berikan sumber sumber modal pinjaman usaha.

Kredit Tanpa Agunan (KTA) Bank

Bank merupakan lembaga pengelola keuangan yang memiliki banyak produk pinjaman. Selain pinjaman yang membutuhkan agunan, Sebagian besar bank  di indonesia juga menyediakan kredit tanpa agunan (KTA) alias tanpa harus menggunakan jaminan apapun. Bank tersebut di antaranya KTA BCA , KTA BRI, KTA Bank Mandiri, KTA BNI dan lain-lain.

Namun biasanya untuk mendapatkan KTA anda harus memlewati beberapa prosedur dan syarat yang bisa saja tiap bank berbeda-beda. Salah satu yang lazim adalah harus melewati BI Checking, untuk mengetahui apakah anda masuk daftar blacklist atau pernah mengalami kredit macet dan ada juga yang mewajibkan penggunaan payroll dari bank tersebut.

Lembaga Pemberi Pinjaman Online

Selain bank, sekarang banyak lembaga pemberi pinjaman modal selain bank yang beroprasi di indonesia. Baik yang berbentuk kopersi maupun perusahaan keuangan berbasis teknologi alias financial technopogi (fintech). Anda harus memastikan jika lembaga tersebut telah terdaftar di OJK demi keamanan anda. Adapun beberapa pemberi pinjaman secara online yang bisa di coba yaitu :

  • UangTeman (www.uangteman.com)
  • Kredivo (www.kredivo.com)
  • AkuLaku (www.akulaku.com)
  • Cicil (www.cicil.co.id)
  • Danabijak (www.danabijak.com)
  • KreditCepat (kreditCepat.id)
  • Investree (Investree.id)
  • Dan Startup Financial technologi lainnya

Sebenarnya masih banyak lagi sumber-sumber pinjaman modal bagi usaha anda. Contohnya jika usaha anda di bidang digital (digital startup) anda dapat mendapatkan modal investasi dari venture capital, baca juga :  Daftar Venture Capital (VC) Paling Aktif di Indonesia. Namun untuk artikel kali ini kami hanya membahas cukup sampai disini saja. Terimakasih.


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>