- Bisnis

Kelebihan & Kekurangan Bisnis Dropship

Bagi sebagian orang bisnis dropship adalah primadona untuk memulai berbisnis. Namun, bisnis dropship memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus anda ketahui. Berikut ini beberapa penjelasan kelebihan dan kekurangan berbisnis dropship.

Kelebihan Berbisnis Dropship

Berikut ini beberapa kelebihan berbisnsi dropship

1. Modal Kecil Bahkan Bisa Tanpa Modal

Sistem bisnis dropship bisa dikatakan bisnis yang mimin modal. Anda juga bisa memulainya tanpa bermodal apapun jika teknik pemasaran yang anda lakukan gratisan misalnya hanya menggunakan sosial media.

Selain itu, anda juga tidak diharuskan untuk menyetok barang, jadi dapat menghemat pengeluaran.

2. Tidak Perlu Mengurusi Stok Barang

Karena stok barang telah menjadi urusan supplier, jadi anda bisa berfokus untuk memanfaatkan semua channel pemasaran. Anda bisa mencari supplier yang memiliki kredibiltas dan dapat dipercaya yang bisa anda temukan mudah dimarketplace seperti tokopedia, bukalapak atau yang lainnnya.

3. Cepat dan Praktis

Dikarenakan flow atau alur transaksinya singkat, bisnis dropship bisa dikategorikan sebagai bisnis yang praktis dan cepat. Anda bisa menggunakan semua materi produk yang diberikan oleh supplier yang kemudian anda iklankan atau promosikan di website atau sosial media anda.

4. Low Risk

Dengan berbisnis dropship resiko dapat diminimalisir. Terutama jika anda ingin menvalidasi pasar apakah merupakan pasar yang potensial atau tidak.

5. Fleksibel

Anda bisa menjalankan bisnis dimanapun dan kapanpun. Dengan fleksibilitas yang cukup tinggi anda bisa memulainya dari rumah atau bisa sambil di kafe, asalkan anda dapat terkoneksi internet.

Baca Juga:

Kekurangan Bisnis Dropship

Setiap bisnis pasti ada kekurangan dan kelebihannya, tidak terkecuali dropshi. Berikut ini penjelasan kekurangan bisnis dropship.

1. Keuntungan Relatif Kecil

Biasanya supplier menetapkan margin keuntungan yang kecil untuk dropship. Karena margin keuntungan yang kecil anda harus dapat menghitung semua biaya yang akan keluarkan dengan seksama.

2. Sedikit Sulit Menjual Barang Yang Tidak Dipegang

Stok barang yang dipegang oleh supplier membuat anda tidak mengetahui kondisi dan kualitasn dari produk yang anda jual. Membangun kepercayaan antara anda dan supplier harus dilakukan sejak awal, untuk menghidari komplain rate yang akan anda terima dari pembeli atau pelanggan.

3. Resiko Komplain Yang Tinggi

Terkait dengan poin sebelumnya, anda harus memiliki kontrol informasi yang tepat dan valid dari supplier. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tingakat komplain yang tinggi atas produk yang anda jual. Selain itu anda harus membuka jalur refund atau retur produk jika ada pelanggan yang komplain.

4. Tidak Memiliki Akses Produk

Masalah inilah yang memicu beberapa permasalahan yang telah dijelaskan diatas. Karena informasi produk sepenuhnya ada disupplier anda harus tetap update dengan informasi tersebut. Diperlukan sistem manajemen yang baik untuk memantau semua stok yang ada di supplier.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.