Cara Membuat Bisnis Plan Dan Contoh Bussiness Plan
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Apakah anda berniat untuk membuat sebuah bisnis? Jika iya, maka sebaiknya anda membuat bisnis plan. Sebuah bisnis akan sukses jika direncanakan dengan matang. Itulah mengapa sangat penting untuk menyusun bisnis plan atau bussiness plan yang baik. Dengan membuat bisnis plan akan membantu anda untuk menentukan tujuan dari bisnis serta cara untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam pembuatan bisnis plan tidak hanya berisi dengan perencanaan matang mengenai bisnis yang akan dikembangkan tetapi juga berisi dengan visi dan misi bisnis, detail mengenai bisnis yang akan dirancang serta informasi mengenai kondisi pasar dan pesaing dalam berbisnis.

Baca juga: Cara Memulai Bisnis Online, Serta Tips Sukses Bagi Pemula

Namun pada kenyataannya banyak orang yang gagal dalam membuat sebuah bisnis plan atau rancangan bisnis dengan baik. Hal ini karena banyak orang percaya dalam menjalankan bisnis tidak terlalu penting untuk merencanakannya, hanya cukup dijalankan saja. Padahal hal tersebut tidaklah benar, membuat bisnis plan merupakan salah satu hal yang paling penting dalam perencanaan bisnis. Agar dapat membuat bisnis plan yang baik untuk bisnis anda, kami akan memberikan panduan bagaimana cara membuat bisnis plan yang baik beserta contohnya. Namun sebelum itu ada baiknya anda mengetahui apa tujuan dari membuat bisnis plan.

Tujuan membuat bisnis plan

Cetak biru bisnis

Membuat bisnis plan dapat dijadikan sebagai cetak biru dari bisnis anda. Segala rencana dan tujuan dari bisnis akan dapat dilihat melalui bisnis plan. Seperti apa visi dari perusahaan, bagaimana cara mencapai tujuan atau misi, kapan bisnis akan mencapai tujuan. Dan beberapa hal lain seperti berikut:

  • Mengetahui kejelasan bisnis yang akan dikerjakan.
  • Mengetahui struktur dan strategi bisnis.
  • Mendapatkan penjelasan secara detil mengenai pasar dalam bisnis.
  • Mengetahui bagaiman cara memasarkan bisnis.
  • Mencari ide atau tujuan awal dari pembuatan bisnis.
  • Mengetahui pesaing bisnis.

Sumber peminjaman dana

Rancangan bisnis atau bisnis plan dapat dijadikan sebagai sumber peminjaman dana pihak ketiga seperti perbankan, investor atau modal ventura. Untuk mendapat pinjaman dana, anda harus membuat dokumentasi tertulis mengenai bisnis yang akan anda buat. Oleh karena itu sangat penting bagi seorang calon pengusaha untuk tidak hanya membuat bisnis plan dengan baik tetapi juga menarik bagi penanam modal.

Baca juga: Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Memulai Bisnis Konsinyasi

Jadi penilaian bagi rekan bisnis

Jika bisnis anda ingin berkembang tentunya anda tidak dapat bekerja sendirian, perlu rekan yang dapat mengerti tujuan dari bisnis yang anda buat. Untuk itu membuat bisnis plan dapat menjadi sebuah penilaian dari bisnis yang anda buat. Calon rekan bisnis pun dapat membayangkan bagaimana perkembangan bisnis anda kedepannya.

Cara membuat bisnis plan dan contohnya

Setelah mengetahui apa saja keuntungan dalam membuat bisnis plan, selanjutnya tentu anda harus membuat bisnis plan. Berikut adalah cara membuat bisnis plan.

Latar belakang bisnis

Latar belakang bisnis adalah bagian yang berisi dengan tujuan dari bisnis, visi dan misi, bisnis seperti apa yang dibuat dan apa langkah lengkap mengenai bisnis yang akan dibuat. Intinya, isi dari latar belakang bisnis merupakan kesimpulan dari bisnis plan. Latar belakang bisnis sangat penting dalam pembuatan bisnis plan karena dijadikan parameter bagi pihak ketiga atau investor untuk menanamkan modal dalam rancangan bisnis yang anda buat.

Latar belakang perusahaan

Dalam latar belakang perusahaan, anda dapat menjelaskan mengenai struktur organisasi dan orang-orang yang ada dibalik bisnis anda. Siapa saja yang anggota yang akan menjadi bagian untuk ikut membangung bisnis anda. Anda juga dapat menjelaskan bentuk struktur organisasi, susunan pemilik saham yang menanamkan modalnya untuk membuat bisnis anda berjalan dengan lancar.

Baca juga: Mau Berbisnis Online ? Ini Resiko Yang Harus Anda Ketahui

Analisis pemasaran

Analisis pemasaran berisi dengan strategi anda dalam melakukan pemasaran pada produk yang akan diciptakan. Anda dapat menggunakan marketing plan untuk menjelaskan analisis pemasaran secara lebih detail.

Analisis produksi

Analisis produksi menjelaskan mengenai sistem operasi bisnis, mulai dari bahan baku, bagaimana proses produksi, proses distribusi produk mulai dari penerimaan dan pengiriman, dan hal lain yang berkaitan dengan produksi. Misalnya anda akan membuat bisnis plan jasa, maka anda harus menjelaskan bagaimana cara menyalurkan jasa kepada pelanggan yang menggunakan jasa bisnis anda.

Analisis SDM

Analisis SDM atau sumber daya manusia menjelaskan mengenai orang-orang yang dibutuhkan, mulai dari kompetensi atau kehalian yang dimiliki, jumlah orang yang dibutuhkan, serta rencana dalam pengembangan sumber daya manusia. Sebagai seorang entrepreuner bagian ini akan menjadi salah satu penentu dalam bisnis anda.

Analisis keuangan

Analisis keuangan berisi dengan segala hal yang berkaitan dengan finansial bisnis yang akan dibuat, seperti pendapatan, pengeluaran, pengembalian modal, susunan alokasi pengeluaran, perhitungan penggunaan daya ungkit, dan pengembalian atas investasi.

Rancangan pengembangan usaha

Rencana pengembangan usaha adalalah salah satu bagian yang paling penting bagi investor sebelum menanamkan modalnya dalam bisnis anda. Anda dapat menuliskan rencana dan strategi apa saja yang akan digunakan untuk mengembangkan bisnis anda, termasuk rencana keluar atau exit strategy dari bisnis anda.

Aplikasi Absensi Online Boss pintar


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.