10 Cara Terbaik Membangun Sistem Manajemen Gudang
Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sebagai perusahaan yang mengharuskan memiliki stok barang, maka peran gudang sangatlah penting. Bukan hanya dalam memilih gudang saja, tata pengelolaan sistem manajemen gudang atau sering disebut warehouse management system juga sangat berperan penting dalam berjalannya pergudangan. Jika anda masih sering mengalami masalah pergudangan seperti kelebihan stok, kekurangan stok, produk yang tersimpan terlalu lama, biaya oprasional yang besar, hingga kehilangan barang. Ini menandakan anda belum menerapkan sistem manajemen gudang yang baik.

Untuk itu mpssoft selaku perusahaan yang membantu perangkat teknologi untuk bisnis anda akan memberikan 9 cara terbaik untuk membangun sistem manajemen gudang yang efektif dan mudah diterapkan. Kami berharap 9 cara terbaik ini bukan hanya menjadi bacaan saja untuk anda, lebih dari itu kami berharap anda segera menerapkan manajemen gudang ini untuk menghindari masalah-masalah yang sering terjadi di pergudangan. Mari kita simak bersama-sama.

Baca juga : Tips Jitu Cara Memiliki Rumah Dengan Gaji 3-5 Juta Dalam 3 Tahun

9 Cara Terbaik Membangun Sistem Manajemen Gudang

  1. Kumpulkan data untuk analisa stok dalam gudang
    Ada banyak data yang harus anda siapkan dan kemudian digunakan dalam analisa stok barang. Hasil analisa inilah nantinya akan menjadi keputusan anda dalam membuat kebijakan stok barang seperti jumlah stok, hutang piutang dll. Salah satu data terpenting adalah data pemasaran perusahaan anda, melalui data penjualan yang telah di rekap dalam beberapa bulan sebelumnya, jumlah pre-order, masa kadarluasa produk hingga target penjualan periode berikutnya, merupakan data penting untuk menghasilkan keputusan stok barang dalam gudang.
    Selain itu anda juga harus berkoordinasi dengan divisi marketing, untuk mrmbahas terkait masalah diskon yang di berikan hingga program apa yang sedang di jalankan divisi marketing. Misalnya saja ketika divisi marketing membuat program mengikuti event pameran yang memajang produk anda, hal ini bisa menyebabkan permintaan produk bertambah di luar jumlah rata-rata seperti biasa. Maka dari itu, dengan berkoordinasi pada divisi pergudangan, maka anda dapat mengantisipasi jika ada lonjakan permintaan. Sangat disayangkan jika permintaan tinggi tidak dapat dilayani akibat kekurangan stok.
  2. Menentukan Forecast Persediaan Stok barang di Gudang
    Tim marketing dan bagian lain di perusahaan telah menentukan target penjualan yang relevan bagi perusahaan anda. Kini saatnya bagian pergudangan untuk turut mendukung dengan menyesuaikan forecast persediaan stok barang melalui analisa dari target penjualan dan data pemasaran periode yang sudah berlalu. Walaupun kegiatan ini sangat merepotkan, apalagi jika perusahaan anda begerak di bidang retail, anda harus tetap menjalankannya. Karena ini sangat penting bagi perusahaan anda, dan sekarang juga telah banyak Software Stok Barang dan Inventory pergudangan yang dapat digunakan.
  3. Buat schedule persediaan stok barang dengan tepat
    Hanya menciptakan forecast persediaan saja masih belum cukup dalam sistem memanajemen gudang, anda juga harus membuat schedule kapan memesan persediaan stok barang di gudang. Hal ini karena tidak semua ramalan (forecast) persediaan stok barang dapat langsung dipesan pada awal periode. Ada banyak hal yang membuat stok barang tidak bisa langsung dipesan, di antaranya :

    • Efisiensi dana kas untuk digunakan pada hal lain
    • Keterbatasan daya tampung gudang
    • Barang memiliki tanggal kadarluasa
    • Tidak semua jenis barang memiliki peningkatan penjualan di waktu yang sama
    • Dan lain-lain
  4. Lakukan budgeting perdiaan stok gudang
    Berbeda dengan bagian lain yang biasanya membuat budgeting diawal, divisi pergudangan membuat budgeting setelah jumlah dan schedule persediaan dibuat. Hal ini karena agar jumlah stok yang di miliki dapat di sesuaikan dengan keperluan dari bagian marketing. Bisa dibayangkan jika budgeting ditentukan pada awal pembuatan persediaan stok barang. Pastinya tim marketing yang harus menyesuaikan agenda program mereka dengan jumlah stok barang yang ada. Tentunya ini akan sangat mengganggu keleluasaan tim marketing bergerak, sehingga pemasaran juga akan kurang maksimal.

Baca juga : Tips Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan

Pada artikel ini kami hanya akan memberikan 4 cara terbaik membangun sistem manajemen gudang, untuk sisinya akan kami berikan pada artikel berikutnya. Hal ini kami buat agar anda benar-benar memahami dahulu 4 cara ini dan kemudian sisanya. Sekedar spoiler saja, jika pada artikel bagian berikutnya atau part 2, kami juga akan memberikan anda informasi mengenai software stok barang untuk pergudangan terbaik.


Share untuk berbagi kebermanfaatan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>